PLOSO, KabarJombang.com – Sebuah sepeda motor matic ditemukan hangus terbakar di pinggir Jalan Provinsi Ploso–Babat, tepatnya di depan tempat pencucian motor di Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (9/7/2025) dini hari sekitar 01.00 WIB. Peristiwa tersebut menyisakan tanda tanya besar, lantaran hingga kini belum diketahui siapa pemilik kendaraan tersebut.
Menurut keterangan saksi mata, Novianto, warga sekitar yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, motor dalam kondisi terbakar hebat saat ia melintas sepulang mencari makan bersama rekannya.
“Pas berangkat nggak ada apa-apa. Tapi waktu pulang, sudah ada motor terbakar. Awalnya saya kira ada orangnya, ternyata nggak ada siapa-siapa,” ungkap Novianto saat ditemui di lokasi.
Ia mengaku langsung memanggil warga lain untuk mengecek sekitar lokasi kejadian. Beberapa barang ditemukan berserakan di sekitar motor yang terbakar, seperti baju, celana pendek, helm, serta sejumlah komponen motor yang diduga bagian bawah tangki.
Yang membuat warga semakin curiga, nomor polisi kendaraan sudah tidak bisa terbaca akibat hangus terbakar, hanya menyisakan huruf ‘AG’ yang mengindikasikan asal kendaraan dari wilayah eks-Karesidenan Kediri. Dugaan sementara, jenis motor tersebut adalah Yamaha Mio Soul.
“Saat tim Damkar datang, api sudah besar. Kami temukan helm dan pakaian tak jauh dari motor. Semua dalam kondisi tercecer seolah sengaja dikeluarkan sebelum terbakar,” ujar Kompol Purwo Atmojo, Kapolsek Ploso.
Polisi menyebut hingga saat ini belum ada satu pun laporan kehilangan motor yang masuk. Motor tersebut juga dipastikan bukan milik warga sekitar.
“Anehnya, warga sini tidak ada yang merasa kehilangan. Kami menduga motor itu sengaja dibakar. Kami akan lakukan pemeriksaan lanjutan termasuk sidik jari pada barang bukti yang tersisa,” lanjut Kompol Purwo.
Petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, temuan di lokasi menimbulkan kemungkinan lain, yakni adanya unsur kesengajaan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib terus mengumpulkan keterangan tambahan dari warga dan akan berkoordinasi dengan tim Inafis untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut.









