Peristiwa

Retakan Panjang Muncul di Perbukitan Wonosalam Jombang, BPBD Siapkan Langkah Mitigasi Cepat

WONOSALAM, KabarJombang.com – Kawasan perbukitan di Kecamatan Wonosalam kembali menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan tanah. Sebuah celah besar ditemukan membelah lereng di Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang sehingga memicu peningkatan status kewaspadaan dari pemerintah setempat.

Retakan itu pertama kali diketahui seorang petani. Setelah dilaporkan ke perangkat desa, temuan tersebut langsung diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang untuk memastikan tingkat risikonya.

Tim Pusdalops BPBD yang turun ke lokasi menemukan bahwa celah tanah tersebut memanjang hingga hampir 50 meter, dengan bukaan selebar 9–20 sentimeter. Di beberapa titik, kedalaman rekahan diperkirakan melebihi satu meter indikasi kuat bahwa struktur tanah di area itu tengah mengalami pergeseran.

Kepala BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengungkapkan bahwa karakteristik geologi Wonosalam yang rawan gerakan tanah membuat fenomena seperti ini tidak bisa dianggap sepele.

“Tim sedang melakukan pemetaan menyeluruh untuk menilai potensi pergerakan lanjutan. Warga kami minta menghindari area tersebut, terutama saat curah hujan meningkat,” katanya, Jumat (12/12/2025).

Meskipun jaraknya sekitar 500 meter dari permukiman, retakan itu tetap dipandang sebagai ancaman yang dapat berkembang sewaktu-waktu. Musim penghujan berpotensi memperbesar celah dan menimbulkan longsor susulan.

BPBD Jombang saat ini menunggu hasil asesmen lengkap untuk menentukan rekomendasi teknis selanjutnya. Pemerintah desa dan pihak kecamatan juga menyiapkan langkah darurat, termasuk opsi evakuasi apabila kondisi tanah menunjukkan aktivitas pergeseran yang lebih serius.

Kepala Desa Sambirejo, Sungkono, menyebut bahwa pemerintah desa telah mengeluarkan imbauan agar warga yang beraktivitas di ladang tetap waspada.

“Area retakan kini masuk zona perhatian khusus. Kami sudah meminta warga yang berkebun atau bertani di sekitar lokasi agar tidak mengambil risiko,” ujarnya.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar