Ucapan bela sungkawa atas meninggalnya KH Muhammad Roqib Wahab (Gus Roqib) putra KH Abdul Wahab Hasbullah. (istimewa).
JOMBANG, KabarJombang.com-Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Salah satu ulama sepuh sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Muhammad Roqib Wahab atau yang akrab disapa Gus Roqib, meninggal dunia Rabu (29/7/2026) malam.
Kepergian putra Pahlawan Nasional sekaligus salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah, itu meninggalkan duka mendalam bagi kalangan pesantren, warga Nahdliyin, hingga masyarakat luas.
Ucapan belasungkawa pun berdatangan dari berbagai kalangan. Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jombang, Taufiqi Fakkarudin A atau Gus Fiki, menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya sosok ulama yang selama ini dikenal istiqamah mengabdi untuk umat.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar PC GP Ansor Kabupaten Jombang turut berduka cita atas wafatnya Kiai Roqib Wahab. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian beliau,” ujar Gus Fiki, Kamis (30/7/2026).
Selain memimpin GP Ansor Jombang, Gus Fiki yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Jombang menilai almarhum sebagai figur pengayom yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Menurutnya, semasa hidup Gus Roqib konsisten melanjutkan perjuangan sang ayah melalui jalur pendidikan pesantren serta dakwah Islam yang moderat.
Dedikasinya dalam membina santri dan mengembangkan syiar Islam rahmatan lil ‘alamin menjadi teladan bagi generasi penerus.
Ia berharap segala amal baik dan perjuangan almarhum diterima Allah SWT serta seluruh khilafnya diampuni.
“Semoga Allah melimpahkan rahmat dan maghfirah kepada beliau, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutur Gus Fiki.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan doa kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
“Kami mendoakan keluarga besar almarhum agar senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.
Semasa hidupnya, KH Muhammad Roqib Wahab diketahui aktif sebagai Anggota Majelis Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Kiprahnya dalam dunia pendidikan pesantren membuatnya dikenal luas sebagai salah satu tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap pembinaan santri dan pengembangan lembaga.
Suasana haru menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas setelah kabar wafatnya Gus Roqib tersebar.
Para pengurus yayasan, santri, alumni, hingga masyarakat terus berdatangan untuk mendoakan almarhum dan memberikan penghormatan terakhir.
Keluarga Besar Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu anggota Majelis Pengasuh mereka.
Menurut pihak yayasan, dedikasi almarhum selama mengabdi di lingkungan pesantren akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan panjang Bahrul Ulum.
Di akhir pernyataannya, Gus Fiki mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdliyin dan keluarga besar alumni Tambakberas, untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.
“Mari kita hadiahkan doa dan bacaan Al-Fatihah untuk beliau. Semoga Allah SWT memberikan husnul khatimah, mengampuni segala dosa-dosanya, serta menerima seluruh amal ibadahnya,” pungkasnya.
Rencananya, prosesi pemakaman akan dihadiri para kiai, tokoh masyarakat, santri, dan ribuan pelayat dari berbagai daerah yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Leave a Comment