Puluhan Warga Korban Bencana Alam di Plandaan Jombang Masih Mengungsi

Sejumlah rumah warga Dusun Puri, Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, yang mengalami kerusakan usai diterpa angin puting beliung. (M Fa’iz).
  • Whatsapp

PLANDAAN, KabarJombang.com Puluhan warga di Dusun Puri, Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, hinnga kini  masih mengungsi di rumah tetangga. Hal ini karena rumah yang terdampak bencana alam, tak kunjung ada perbaikan dari Pemkab Jombang.

Kepala Desa Purisemanding, Nurbata mengatakan, para korban masih belum menerima bantuan apapun. Sementara puluhan warga masih mengungsi, karena atap dari rumahnya rusak dan berbahaya jika ditempati.

Baca Juga

“Belum mas. Ini ada sekitaran 20 atap rumah warga yang rusak. Nah untuk warga yang rata-rata mengungsi di rumah tetangganya itu terdapat sekitar 40 an orang,” ujarnya kepada KabarJombang.com, Minggu (28/11/2021).

Sebelumnya, kata Nurbata, akan dilakukan perbaikan pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang. Namun hingga kini, bantuan berupa material untuk perbaikan tersebut masih belum diberikan.

“Kalau harapannya warga ya segera dilakukan perbaikan, agar bisa ditempatkan kembali. Karana sulit untuk beraktivitas seperti biasa, ketika tidak di kediamannya masing-masing katanya,” jelas Nurbata saat dikonfirmasi KabarJombang.com melalui sambungan telepon.

Namun kendati demikian, beruntungnya sejumlah warga yang terdampak bencana angin puting beliung beberapa hari yang lalu tidak mengalami penyakit di musim penghujan. Menyoal kebutuhan sandang pangan, pihaknya menjelaskan jika sudah terbantu dari beberapa komunitas yang telah memberikan bantuan sembako.

“Alhamdulillah tidak ditemukan warga yang sakit. Kalau sembako, kemarin warga terdampak sudah menerima. Seperti bantuan sembako dari komunitas dan dari Partai PDIP kemarin,” katanya.

“Harapannya semoga pemerintah dengan cepat memberikan bantuan dan perbaikan itu. Kalau rumah yang hanya mengalami rusak ringan, kemarin-kemarinnya sudah dilakukan perbaikan sendiri dan sudah ditempati. Sementara yang rusak sedang dan parah, masih belum,” imbuhnya memungkasi.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Abdul Wahab mengatakan, pelaksanaan survei sudah dilakukan di lapangan. Sementara untuk data rumah yang masih mengalami kerusakan sedang dan total, masih belum diterima.

“Survey sudah dilakukan. Data belum masuk ke saya, masih di Pusdal,” tukas singkat Abdul Wahab.

Diberitakan sebelumnya, angin kencang disertai hujan deras terjadi di beberapa titik wilayah di Kabupaten Jombang. Dari peristiwa Kamis (25/11/2021) sekira pukul 16.00 WIB tersebut, mengakibatkan puluhan bangunan mengalami kerusakan.

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait