Proyek Irigasi BKK Tahun 2023 di Mojojejer Mojowarno Jombang, Baru Dikerjakan 2024

Proyek saluran irigasi di Mojojer, Mojowarno yang baru dikerjakan padahal tahun anggaran 2023. (Slamet).
  • Whatsapp

MOJOWARNO, KabarJombang.com-Proyek bangunan saluran irigasi di Dusun/Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno, Jombang senilai Rp 100.000.000 yang bersumber dari anggaran  Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2023 baru dikerjakan diawal tahun 2024 ini.

Menurut sumber yang enggan namanya disebut, proyek pembangunan saluran irigasi di dusun Mojojejer  baru di kerjakan di awal bulan Januari tahun 2024. Padahal seharusnya proyek tersebut harus selesai dikerjakan  diakhir tahun 2023 lalu.

Baca Juga

“Ini jelas menyalahi aturan, karena itu anggaran tahun 2023. Kenapa kok baru dikerjakan ditahun 2024 ini, apalagi saya lihat dikerjakan secara asal- asalan. Banyak dugaan tidak sesuai RAB penggalian pondasinya juga terlau dangkal,”jelasnya pada KabarJombang.com.

Sumber tersebut menambahkan, seharusnya aparat penegak hukum harus segera bersikap terkait proyek tersebut karena diduga menyalahi aturan. “Proyek tahun 2023 kok baru dikerjakan di tahun 2024 dan pengerjaannya pun terkesan asal-asalan  lagi,”jelasnya.

Setelah mendapat informasi  tersebut, KabarJombang.com  selanjutnya mendatangi lokasi pada Minngu (14/1/2024). Di lokasi proyek  tidak ada pekerjanya serta masih banyak tumpukan material di pinggir jalan dan saluran irigasi juga belum selesai dikerjakan. Nampak juga masih proses pengalian dan pemasangan batu kali, papan informasi proyek juga terkesan disembuyikan di samping gubuk.

Pada papan nam tersbut tertulis jika proyek tersebut, sumber Dana  BKK tahun 2023  dengan volume 0,30 m x,70 m x 133 m.

Menurut Mustaqim salah satu petani setempat jika proyek tersebut dikerjakan sejak sekitar dua mingguan yang lalu. “Kalau tidak salah sudah berjalan sekitar dua mingguan awal pekerjaannya di awal bulan Januari panjangnya irigasi 130 meter, untuk yang mengerjakan TPK nya Pak Modin dan Pak Carik,” kata Mustaqim Minggu (14/1/2024).

Terpisah kepala Desa Mojojejer Putut Sulistiono saat dikonfiramasi terkait proyek tersebut menyarakan untuk konfirmasi ke Pak Carik. “Terkait proyek itu langsung saja konfirmasi ke Pak Carik yang paham. Karena saya dalam kondisi sakit,” jelasnya pada KabarJombang.com Senin (15/1/2024) lalu.

Terpisah Sekertaris Desa Mojojejer, Aulia Zakaria saat dikonfirmasi terkait proyek tersebut melalui suara voice WhatsApp tidak ada jawaban.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait