Foto: Polisi saat mengamankan sejumlah warga yang diduga terlibat pesta petasan di Sambong Santren, Jombang.(Slamet Wiyoto)
JOMBANG, KabarJombang.com – Fenomena pesta petasan kembali meresahkan warga. Kali ini terjadi di Dusun Sambong Santren, Desa Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang, pada Jumat malam (20/3/2026) sekitar pukul 23.27 WIB. Aparat dari Polres Jombang langsung turun tangan dan mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.
Berdasarkan pantauan wartawan KabarJombang.com di lokasi, sisa-sisa kertas petasan tampak berserakan di area permukiman warga. Selain itu, polisi juga menyita satu kardus kembang api jenis Roman Candle, yakni tabung panjang yang menembakkan bola-bola cahaya ke udara secara berurutan dengan efek menyerupai bintang.
Sejumlah warga menyebut kegiatan semacam ini bukan hal baru. Agus, salah satu warga sekitar, mengungkapkan bahwa pesta petasan kerap terjadi setiap tahun.
“Sudah biasa tiap tahun seperti itu. Selain kembang api, juga ada petasannya (mercon). Itu kertasnya sampai banyak berserakan. Yang diamankan ya warga sini semua,” ujarnya.
Sementara itu, Ika, warga yang rumahnya berada di dekat lokasi, mengaku tidak mengetahui secara pasti adanya pesta petasan tersebut. Ia hanya mendengar suara ledakan dari kejauhan.
“Saya tahunya cuma dengar suara dentuman saja, karena posisi di belakang rumah. Tidak tahu persis kejadiannya. Itu juga masih saudara dan tetangga semua,” tuturnya.
Terpisah, Ipda Wahyu dari Unit PAMAPTA Polres Jombang menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari layanan darurat 110.
“Kami mendapat laporan adanya pesta petasan. Anggota langsung menuju lokasi dan mengamankan delapan orang untuk dibawa ke Polres Jombang guna pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini kami masih mendalami apakah itu murni petasan atau jenis lain,” jelasnya.
Peristiwa ini kembali menegaskan maraknya penggunaan petasan di wilayah Jombang, terutama menjelang momen hari besar. Selain mengganggu ketertiban umum, aktivitas tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.
Leave a Comment