Foto: Alat berat melakukan proses core milling pada ruas Jalan Basuki Rahmat Jombang, Selasa (10/3/2026). (Slamet Wiyoto)
JOMBANG, KabarJombang.com – Kurang dari delapan hari menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, perbaikan ruas jalan nasional di Kabupaten Jombang terus dipacu guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Salah satu titik yang tengah dikerjakan berada di sepanjang Jalan Basuki Rahmat hingga simpang lampu merah Ngrandu.
Perbaikan jalan tersebut dilakukan dengan metode core milling, yakni pengupasan lapisan aspal lama yang sudah rusak sebelum nantinya dilakukan pelapisan ulang. Proses pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat menjelang mudik Lebaran.
Pelaksana CMM PT Tripallindo, Abdul Karim Kurbani, mengatakan bahwa pekerjaan pengupasan aspal di ruas Jalan Basuki Rahmat hingga lampu merah Ngrandu diperkirakan selesai dalam dua hari ke depan.
“Untuk pengerjaan di ruas Jalan Basuki Rahmat ini diperkirakan dua hari lagi sudah selesai. Setelah itu tim akan berpindah ke titik berikutnya, yakni di depan Stasiun Jombang dan Jalan Mastrip,” ujar Abdul Karim Kurbani kepada KabarJombang.com, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, metode core milling dilakukan dengan cara mengupas lapisan aspal yang rusak menggunakan mesin khusus agar permukaan jalan kembali rata sebelum proses pengaspalan ulang.
Setelah proses pengupasan selesai, tahapan selanjutnya adalah membersihkan permukaan jalan dari debu dan sisa material hasil kupasan atau debris. Pembersihan dilakukan menggunakan alat penyapu jalan atau sweeper agar permukaan benar-benar bersih dan siap untuk proses lanjutan.
“Setelah milling, permukaan jalan harus dibersihkan terlebih dahulu dari debu dan sisa-sisa material hasil kupasan menggunakan sweeper. Untuk pengaspalan ulang atau overlay rencananya akan dilakukan setelah Lebaran,” jelasnya.
Menurutnya, percepatan pekerjaan pengupasan aspal ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas jalan nasional di Jombang agar lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat, khususnya saat arus mudik dan balik Lebaran yang biasanya mengalami peningkatan volume kendaraan secara signifikan.
Sementara itu, salah satu pengguna jalan, Agung, mengaku senang dengan adanya perbaikan ruas jalan tersebut. Ia menilai kondisi jalan sebelumnya cukup mengganggu kenyamanan pengendara karena terdapat beberapa bagian yang mulai rusak dan tidak rata.
“Kalau diperbaiki seperti ini tentu bagus, apalagi menjelang Lebaran biasanya kendaraan ramai. Semoga setelah diperbaiki jalannya lebih nyaman dan aman dilalui,” ujarnya.
Dengan dikebutnya proses perbaikan ini, diharapkan kondisi jalan nasional di wilayah Jombang dapat lebih siap menghadapi lonjakan kendaraan selama masa mudik Lebaran serta memberikan kenyamanan bagi para pengendara yang melintas.
Leave a Comment