Peristiwa

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Jalan Raya Kabuh Jombang

KABUH, KabarJombang.com – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan satu orang terjadi di Jalan Raya Dusun Pendowo, Desa Kabuh, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jumat (31/10/2025) malam, pukul 20.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa pelat nomor dengan truk Mitsubishi bernomor polisi S-9622-W.

Korban diketahui bernama Sultan Hasanuddin (38), warga Dusun Sapon, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Akibat benturan keras, korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara itu, pengemudi truk, Mochamad Suparjono (52), warga Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, tidak mengalami luka.

Salah satu saksi di lokasi, Ahmad (37), warga Dusun Drenges, Desa Kabuh, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan menuju utara. Pada waktu bersamaan, truk melaju dari arah berlawanan.

“Awalnya saya lihat motor Jupiter melaju dari arah selatan mau ke arah utara, sedangkan truk datang dari arah berlawanan, utara ke arah selatan. Saat keduanya berpapasan, tiba-tiba langsung bertabrakan di tengah jalan,” ujarnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Menurutnya, petugas segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan.

Ia turut membenarkan dalam insiden kecelakaan di Jalan Raya Dusun Pendowo, Desa Kabuh, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Yamaha Jupiter tanpa nomor kendaraan bermotor dan truk Mitsubishi di wilayah Kabuh. Akibat kejadian tersebut, pengendara motor meninggal dunia di tempat,” ungkapnya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan kedua kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti terjadi insiden kecelakaan tersebut,” pungkasnya.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman