Foto: Apel persiapan petugas PLN dalam menghadapi musim hujan. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Menyambut datangnya musim penghujan yang kerap disertai angin kencang dan cuaca ekstrem, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mojokerto meningkatkan kesiagaan penuh. PLN UP3 Mojokerto sendiri membawahi 4 Kabupaten-Kota. Yakni, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk.
Melalui kegiatan bertajuk “Maraton” (Maksimalkan Pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah/JTM dengan Bordels Antar Unit), PLN mengerahkan ratusan petugas dan puluhan kendaraan operasional untuk memastikan jaringan listrik tetap andal dan aman di wilayah Mojokerto, Jombang, dan Nganjuk.
Manager UP3 Mojokerto, Muhammad Syafdinnur, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi preventif PLN dalam menghadapi potensi gangguan listrik saat musim hujan.
“Fokus kami adalah meminimalkan gangguan yang disebabkan faktor eksternal, seperti pohon tumbang, dahan yang menyentuh kabel, atau benda asing yang tersangkut di jaringan listrik,” ungkapnya, Rabu (29/10/2025).
Menurut Syafdinnur, PLN akan melakukan pemangkasan pohon secara masif (rabas-rabas) di sepanjang jalur Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang rawan terkena hempasan angin.
“Kegiatan pemeliharaan ini dilakukan serentak dan terukur agar potensi gangguan bisa ditekan sejak dini,” tambahnya.
Selain langkah antisipatif di lapangan, PLN UP3 Mojokerto juga menyiapkan tim siaga 24 jam untuk merespons laporan gangguan dari masyarakat.
“Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat bisa melapor dengan cepat. Sistem kami akan langsung mendeteksi lokasi gangguan sehingga petugas dapat segera dikerahkan,” ujarnya.
Syafdinnur juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar proses pemangkasan pohon dapat dilakukan tanpa kendala.
“Kami memohon dukungan lintas sektor agar perizinan pemeliharaan jaringan bisa dipermudah, demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Leave a Comment