Mayat Remaja Tenggelam di Sungai Grudo Sumobito Ditemukan Tersangkut Enceng Gondok

Warga berkerumun di rumah korban tenggelam di sungai Grudo, di Desa Carangrejo, Kesamben.
  • Whatsapp

SUMOBITO, KabarJombang.com – Setelah berjuang selama kurang lebih sehari semalam, Sofiil Hidayat Pratama (14), remaja yang dikabarkan hilang tenggelam di sungai Grudo Desa Madyopuro Kecamatan Sumobito, akhirnya ditemukan sudah meninggal. Mayatnya tersangkut tumbuhan enceng gondok sekitar 400 meter dari lokasi dia tenggelam.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh petugas SAR tersangkut di antara tumbuhan enceng gondok yang banyak memenuhi sisi kanan dan kiri sungai. Petugas harus berjibaku melawan derasnya arus sungai dan banyaknya tumbuhan di sekitar lokasi.

Baca Juga

“Jadi sejak kemarin sore kita sekitar 50 petugas melalukan penyisiran, hari ini juga. Setelah istirahat kita mulai lagi jam 13.00 WIB. Alhamdulillah sekitar 14.30 WIB korban berhasil kami temukan sekitat 400 meter dari TKP,” terang Ainul Mahdin, koordinator SAR lapangan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju rumah duka di Desa Carangrejo Kecamatan Kesamben untuk dimakamkan.

Diberitakan sebelumnya, insiden itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika korban bersama teman-temannya mandi di Sungai Grudo. Ada tiga temannya saat itu, yakni Fikri (16), M Niko (16), keduanya warga Desa Carangrejo, serta Andik S Wijaya (16), warga Dusun Jungkir, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben. Dari empat pelajar tersebut, hanya Sofiil yang tidak bisa berenang.

Meski arus sungai cukup deras dan kedalamannya mencapai dua meter lebih, para pelajar itu tetap bermain di sungai. Keempat remaja tersebut selanjutnya satu persatu melompat ke sungai. Niko yang pertama kali, kemudian disusul Fikri dan Sofiil.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait