Kurangi Perceraian di Peterongan, 40 Pasang Calong Pengantin Ikuti Bimbingan Pra Nikah

Para peserta bimbingan pra nikah di KUA Peterongan Kabupaten Jombang.
  • Whatsapp

PETERONGAN, KabarJombang.com – Menghindari perceraian dini akibat ketidaksiapan pasangan mengarungi hidup berumah tangga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Peterongan bekerja sama dengan Puskesmas Peterongan menggelar bimbingan pra nikah bagi Calon Pengantin, pada Selasa (15/10/2019).

Bimbingan pra nikah ini merupakan program dari KUA Peterongan yang diperuntukkan bagi pasangan yang akan menikah. Diharapkan bimbingan itu bisa menjadi bekal bagi para calon pengantin agar mampu membentuk keluarga yang sakinah, jelas Abdul Ghofur, Ketua KUA Peterongan.

Baca Juga

“Bimbingan pra nikah ini kita berikan supaya nanti para pasangan ini punya landasan dan bisa saling mengerti satu sama lain,” ucapnya.

Menurut Ghofur, banyaknya kasus perceraian dini karena kurangnya kepercayaan dan minimnya pengetahuan dari para pasangan serta tingkat pendidikan rendah.

Maka dari itu, lanjut Ghofurm untuk meminimalisir perceraian, KUA Peterongan memberikan bimbingan kepada para calon pengantin.

Bimbingan pra nikah ini merupakan program KUA Peterongan yang dilaksanakan satu minggu sekali. Dalam pelaksaannya KUA Peterongan bekerjasama dengan Puskesmas Peterongan.

Kerjasama dengan Puskesmas ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sebelum menikah.

“Iya penting, karena sebelum menikah para pasangan ini diharuskan untuk menjalani tes kesehatan, setelah itu baru ke KUA sebagai syarat,” tutur petugas Puskesmas yang turut memberikan bimbingan.

Dengan bimbingan tersebut, menurut Abdul Ghofur, diharapkan perceraian dini akan berkurang. “Ya kita berusaha untuk menekankan pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan mengurangi tingkat perceraian,” tegas ketua KUA Peterongan.

Bimbingan pra nikah periode ini diikuti 40 pasangan calon pengantin. Dilaksanakan pagi sampai siang hari di aula KUA Peterongan Jombang.

 

 

Jurnalis: Anggit Puji Widodo

Editor: Muhammad Sholeh

INSTAGRAM

Berita Terkait