Kirim Surat ke Bupati Jombang, Pekerja Seni Minta Izin Mentas

Kirim Surat ke Bupati Jombang, Pekerja Seni Minta Izin Mentas
Ilustrasi para pekerja seni menyuarakan keluhan di tengah kebijakan PPKM (istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Pandemi Covid-19 hingga menelurkan kebijakan PPKM membuat semua sektor terdampak. Tak hanya sektor ekonomi, sektor wisata dan kesenian juga terkena imbasnya. Wal hasil, banyak pekerja seni di Jombang yang nganggur akibat tak bisa mentas.

Ketua Jombang Entertainment Leman Al Badawi menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak tahan atas keluhan yang ia terima dari sejumlah pekerja seni di Jombang. Menanggapi hal itu ia pun berkirim surat ke Bupati Jombang guna meminta kelonggaran untuk tetap bisa menyelenggarakan pertunjukan seni.

Baca Juga

“PPKM ini bagi kami sudah sangat lama, sudah tidak tahan lagi. Semakin ke belakang, tetap diperpanjang. Jadi otomatis selama PPKM ini tetap apabila ada pesanan, saya tanggapi,” ujarnya kepada KabarJombang.com, Jum’at (6/8/2021).

Namun, pria yang kerap disapa Leman tersebut mengaku bahwa tiap dirinya manggung atau ada pesanan, selama 8 kali dirinya diberhentikan paksa oleh kepolisian saat acara dimulai. Sehingga ia merasa tidak nyaman dengan penyelenggara acara, dan rekan-rekan pekerja seni lainnya.

“Sehingga dari pengalaman itu, ditambah dengan keluhan dari sejumlah teman-teman pekerja seni di Jombang, saya ingin bertemu langsung dengan bpati, melalui surat yang sudah saya kirim sejak 28 Juli 2021 lalu,” jelasnya.

Padahal saat pentas seni, pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari menjaga jarak dan tidak melepas masker di tempat. Akan tetapi acara yang digelar tetap dibubarkan pihak kepolisian bersama Satgas Covid-19. Kondisi itu membuat warga dan pekerja seni di Jombang tidak nyaman.

“Padahal sudah prokes, lalu apa bedanya dengan kerumunan yang biasa terjadi saat pelaksanaan vaksinasi. Sedangkan disisi lainnya, pekerja seni ini masih belum dapat bantuan tunai,” tuturnya.

Untuk itu ia mengirimkan surat ke Bupati Jombang untuk menyampaikan keluh kesah sebagai para pelaku seni. Selain itu, dirinya akan meminta kelonggaran waktu untuk tetap bisa menyelenggarakan pertunjukan seni di lapangan.

“Kalau bantuan, tidak seberapa kami minta. Hanya saja kami minta adanya keringanan untuk kami pekerja seni untuk tetap bisa bekerja. Namun sampai saat ini, dari seminggu yang lalu masih belum ada panggilan dari Bupati,” katanya.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait