Kondisi jembatan Desa Latsari, Mojowarno, Jombang. (Wahyu/KabarJombang).
MOJOWARNO, KabarJombang.com-Karena dinilai tidak aman untuk dilalui. Akses darurat di jembatan penghubung antar wilayah di Dusun Kempreng, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang dikeluhkan.
Pemerintah Desa Latsari menyebut perbaikan permanen jembatan tersebut masih menunggu anggaran yang direncanakan pada tahun 2027 mendatang.
Keluhan tersebut muncul setelah bagian abutmen jembatan ambrol akibat tergerus arus sungai, Senin (16/2/2026). Pemerintah Kabupaten Jombang kemudian membuka akses darurat khusus kendaraan roda dua, Jumat (20/2/2026), menggunakan bambu dan gedek di sisi jembatan yang rusak.
Salah seorang warga Dusun Kempreng, Desa Mojowarno, Jombang, berinisial MA mengatakan, kondisi akses sementara tersebut membuat pengguna jalan harus ekstra berhati-hati.
Ia bahkan mengaku hampir terjatuh ke sungai saat melintasi jembatan sepulang bekerja pada malam hari.
Awalnya sebelah selatan yang ambrol sudah dibenahi dan sudah siap jalan, kemudian sebelah utara ikut ambrol juga dan sampai sekarang belum dibenahi.
“Kemarin hari Jumat pulang habis shift malam sekitar jam 2 saya lewat situ, tidak tahunya bambu yang buat sementara itu tidak begitu layak, terus sepeda saya oleng dan alhamdulillah tidak sampai jatuh ke sungai,” ujar MA saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2026).
Berdasarkan informasi yang diterimanya, pemerintah desa masih menunggu pencairan anggaran yang diperkirakan baru tersedia pada tahun anggaran 2027.
Sementara itu, Kepala Desa Latsari, Muhammad Muslikan, membenarkan akses jembatan saat ini memang memiliki risiko bagi pengguna jalan.
Ia menjelaskan, bagian selatan jembatan sebelumnya telah diperbaiki, tetapi sekitar satu hingga dua minggu kemudian bagian utara kembali ambrol dengan kondisi lebih parah.
Menurutnya dari awal membahayakan karena jembatan juga jebol. Posisi pertama jembatan yang jebol sebelah selatan. Selatan sudah diperbaiki Perkim semuanya.
“Namun seminggu dua minggu, ganti yang utara yang jebol, yang lebih parah,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (18/8/2026).
Leave a Comment