Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan berbagai program bansos di Jombang. (Kevin Nizar)
JOMBANG, KabarJombag.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat di Kabupaten Jombang menjelang Hari Raya Idulfitri. Penyerahan bantuan dilakukan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Rabu (11/3/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Kawan Sapa Bansos dan Amaliah Ramadan yang rutin digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur selama bulan Ramadan. Tahun ini program tersebut telah memasuki pelaksanaan ke-13 dan difokuskan untuk memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Gubernur Khofifah menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari lansia kurang mampu, penyandang disabilitas, hingga keluarga dengan kondisi ekonomi rentan.
“Salah satu program yang disalurkan adalah Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD). Dalam program ini, penerima manfaat memperoleh bantuan Rp3,6 juta per tahun yang disalurkan secara bertahap setiap tiga bulan. Pada penyaluran kali ini masing-masing penerima mendapatkan Rp900 ribu,” kata Khofifah usai kegiatan.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada lansia kurang mampu dengan nilai Rp2 juta per tahun yang disalurkan per triwulan. Pada tahap kali ini, masing-masing penerima menerima Rp500 ribu.
Pemprov Jawa Timur juga memberikan dukungan untuk masyarakat yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. Setiap penerima memperoleh bantuan Rp1,5 juta sebagai modal penguatan ekonomi keluarga.
“Sementara bagi keluarga yang tergabung dalam program KIP Jawara, bantuan yang diberikan mencapai Rp3 juta per keluarga. Program ini ditujukan bagi keluarga pada kelompok desil 1–4 yang kehilangan tulang punggung ekonomi,” ungkapnya.
Menurut Khofifah, bantuan yang lebih besar diberikan karena kelompok tersebut berada pada kondisi ekonomi paling rentan.
“Secara keseluruhan terdapat sembilan jenis bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut. Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp13,23 miliar,” jelasnya.
Berdasarkan data Pemprov Jawa Timur, sebagian besar anggaran berasal dari bantuan sosial provinsi dengan nilai sekitar Rp5,36 miliar yang disalurkan melalui berbagai program perlindungan sosial.
Salah satu program dengan penerima terbanyak adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Plus yang menyasar 1.221 penerima dengan total anggaran Rp2,44 miliar.
Selain itu terdapat bantuan bagi masyarakat dengan kategori kemiskinan ekstrem sebesar Rp1,29 miliar untuk 863 penerima, serta bantuan ASPD senilai Rp709,2 juta bagi 197 penyandang disabilitas.
Bantuan juga diberikan di sektor pendidikan melalui program KIP Putri Jawara dan KIP PKS Jawara bagi para pelajar dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah berharap berbagai bantuan tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan di daerah.
Leave a Comment