Ratusan pencari kerja saat menghadiri Job Fair di UPT BLK Jombang
JOMBANG, KabarJombang.com – Kenaikan harga bahan baku membuat Caesar Garba Halilintar (22) harus memutar otak untuk mempertahankan penghasilannya. Setelah lima tahun berjualan bakso, pemuda asal Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, itu kini mencoba mencari pekerjaan lain melalui Job Fair yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Jombang, Rabu (4/11/2026).
Caesar mengaku, keputusan mencari pekerjaan bukan tanpa alasan. Kenaikan harga berbagai bahan baku membuat keuntungan dari usaha bakso yang selama ini dijalaninya semakin sulit diandalkan untuk memenuhi kebutuhan.
“Karena bahan baku naik semua harganya. Saya kan sebagai pedagang. Kalau tidak melamar pekerjaan, tidak nutut sama labanya,” ungkap Caesar saat ditemui di lokasi job fair.
Pria lulusan SMA tersebut mengatakan, dirinya sudah lima tahun menekuni usaha berjualan bakso. Namun, kondisi kenaikan harga bahan baku membuatnya harus mencari alternatif sumber penghasilan.
Baginya, mengikuti job fair menjadi salah satu upaya mencari peluang baru sekaligus batu loncatan untuk mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang lebih menjanjikan.
“Saya sebelumnya berdagang, jualan bakso. Ini cari tambahan, cari batu loncatan dulu karena bahan baku naik semua,” tuturnya.
Keseriusan Caesar mencari pekerjaan terlihat dari jumlah lamaran yang telah disiapkannya. Hingga saat job fair berlangsung, ia mengaku sudah menitipkan enam lamaran ke sejumlah perusahaan yang membuka lowongan dalam kegiatan tersebut.
Meski demikian, ia masih harus menunggu hasil dari lamaran yang telah diajukan.
Kepala UPT BLK Jombang, Sri Andayati, mengatakan, job fair kali ini diikuti oleh 15 perusahaan dengan menyediakan lebih dari 1.300 lowongan pekerjaan. Terdapat 33 jenis jabatan yang ditawarkan kepada para pencari kerja.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari jumlah pendaftar. Hingga sebelum pelaksanaan, tercatat sebanyak 615 pencari kerja telah mendaftar melalui tautan daring yang disebarluaskan melalui media sosial UPT BLK Jombang.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena panitia juga membuka pendaftaran secara langsung bagi masyarakat yang datang ke lokasi.
“Kalau yang datang sekitar 600-an orang. Sejak pukul 08.00 sudah ada yang datang secara bergelombang supaya menghindari berdesak-desakan,” jelas Sri Andayati.
Job fair tersebut diselenggarakan selama satu hari, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan perusahaan dan memperoleh peluang kerja sesuai kualifikasi masing-masing.
Leave a Comment