Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Bapang Rusak dan Pohon Bertumbangan

Salah satu rumah warga Dusun Bapang yang atapnya hilang sebagian akibat diterjang angin puting beliung.
  • Whatsapp

JOGOROTO, KabarJombang.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Minggu (5/4/2020) sore. Sekitar pukul 16.00 WIB.

Diperoleh keterangan, hempasan angin puting beliung ini berlangsung tak cukup lama. Namun, saking kencangnya terjangan angin, hingga mampu mamporak-porandakan puluhan rumah milik warga setempat dan menumbangkan banyak pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga

Kepala Dusun Bapang, Ali Badrun mengatakan, dari pendataan yang dilakukannya, sedikitnya 26 rumah warga rusak akibat diterjang puting beliung ini, puluhan pohon tumbang, satu hewan sapi, dan 2 kendaraan roda empat tertimpa garasi yang roboh. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

“Untung, tidak ada korban jiwa. Paling banyak itu pohon yang tumbang, kalau rumah rusaknya pada atap. Dan hewan sapi kakinya patah,” kata Ali Badrun, di lokasi kejadian.

Dikatakan Ali, bencana alam tersebut juga mengakibatkan aliran listrik di hampir separuh Dusun Bapang padam, lantaran terdapat tiang listrik roboh. Alhasil, warga pun menyalakan lilin, lampu charge, dan ada juga menggunakan genset. Meski begitu, aktivitas warga memproduksi tahu tetap berjalan seperti biasa.

“Tapi, meski terdapat banyak puing reruntuhan, aktivitas warga memproduksi dan yang hendak berangkat ke luar kota berjualan tahu, tetap berjalan. Karena warga sini mayoritas bekerja di tahu,” katanya.

Pasca kejadian, lanjutnya, pihak Pemdes Sumbermulyo hingga saat ini masih melakukan pendataan kepada warga terdampak bencana puting beliung. Selain itu, sejumlah warga melakukan kerja bakti melakukan pembersihan.

“Kerugian yang timbul akibat kejadian ini, ditaksir mencapai total Rp 50 juta. Soal apakah nanti ada bantuan atau tidak dari Pemdes, kita belum tahu juga,” pungkasnya.

Reporter: Ayu Tifani

INSTAGRAM

Berita Terkait