Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan saat menjenguk korban dugaan penganiayaan oleh segerombolan orang di Desa Plosogeneng. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menjenguk Heru Suprapto (41), warga Desa Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang, yang masih menjalani perawatan setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan saat berupaya melerai keributan rombongan konvoi.
Kunjungan tersebut dilakukan Kapolres Jombang di ruang Yudistira, RSUD Jombang, pada Minggu (23/8/2026) siang.
Heru diketahui mengalami pendarahan di otak akibat kejadian yang berlangsung di wilayah Desa Plosogeneng pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Ia bahkan harus menjalani operasi pada bagian kepala dan hingga kini masih membutuhkan perawatan intensif.
Dalam kunjungannya, AKBP Ardi Kurniawan melihat langsung kondisi Heru sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Kapolres juga menyerahkan santunan kepada keluarga Heru. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban keluarga, terutama selama Heru menjalani perawatan dan proses pemulihan.
“Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan kepada beliau,” ujar AKBP Ardi Kurniawan saat menjenguk korban.
Selain memberikan perhatian kepada korban, Kapolres menegaskan bahwa Polres Jombang akan menindaklanjuti perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Menurutnya, setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Jombang akan diproses secara hukum.
“Polres Jombang akan menindaklanjuti sesuai prosedur hukum. Segala tindak pidana yang terjadi akan diproses secara hukum oleh Polres Jombang,” tegasnya.
Ardi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan di Kabupaten Jombang. Menurutnya, kondisi keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama sehingga potensi terjadinya keributan dapat dicegah.
“Mari sama-sama kita jaga keamanan dan kerukunan di Kabupaten Jombang,” katanya.
Terkait kasus yang menimpa Heru, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.
Kapolres berharap proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan dengan lancar sehingga perkara tersebut segera menemukan titik terang.
“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan untuk Polres Jombang segera bisa ungkap kasusnya,” ujarnya.
Sebelumnya, istri Heru, Nurul Komariyah, mengatakan suaminya menjadi korban ketika berupaya membantu warga melerai keributan yang melibatkan rombongan konvoi. Heru disebut diserang dari belakang, ditendang, dikeroyok hingga diseret.
Selain Heru, terdapat sejumlah warga lain yang disebut turut menjadi korban dalam kejadian tersebut. Salah satunya mengalami luka setelah kepalanya dihantam menggunakan paving.
Pihak keluarga sebelumnya juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Heru telah menjalani visum dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Jombang.
Dengan adanya penanganan dari kepolisian, keluarga berharap kasus tersebut dapat segera terungkap dan para pelaku dapat diproses sesuai ketentuan hukum.
Leave a Comment