Kondisi dua gerai KDKMP di Kecamatan Megaluh, Jombang, yang rusak akibat diterjang hujan disertai angin kencang, Rabu (28/10/2026). (Istimewa)
MEGALUH, KabarJombang.com– Belum sempat difungsikan, dua gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, justru mengalami kerusakan setelah disapu hujan disertai angin kencang, Rabu (28/10/2026) sore.
Dua gerai KDKMP mengalami kerusakan berada di Desa Turipinggir dan Desa Gongseng, Kecamatan Megaluh, Jombang. Penanganan kerusakan disebut masih menjadi tanggung jawab pihak pembangun karena bangunan belum diserahterimakan kepada pemerintah desa.
Gerai KDKMP Desa Turipinggir, beberapa lembar atap galvalum terlihat terangkat hingga terbalik. Bagian listplank atau tepi atap juga mengalami kerusakan. Material atap yang terlepas bahkan masih tergeletak di area persawahan di dekat bangunan dan belum mendapat penanganan.
Handayani, warga yang melintas di sekitar lokasi, mengatakan kerusakan terjadi ketika hujan disertai angin kencang melanda kawasan tersebut pada Rabu sore.
“Rusaknya sebenarnya kemarin (Rabu) sore, waktu hujan turun dan angin kencang. Itu atapnya ngelingkap langsung,” ujarnya.
Menurutnya, bangunan gerai tersebut tergolong baru selesai dibangun. Usianya bahkan belum mencapai tiga bulan. “Belum, itu baru selesai dibangun. Belum ada tiga bulanan. Pokoknya baru,” imbuhnya.
Kerusakan serupa ditemukan di gerai KDKMP Desa Gongseng. Bagian atap di sisi bangunan dan sejumlah listplank mengalami kerusakan. Sementara itu, plafon di bagian depan jebol. Material plafon yang terlepas masih berada di lantai sehingga rangka bangunan terlihat dari bawah.
Ulfa, warga sekitar, menyebut kerusakan terjadi pada Rabu sore saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah setempat.
“Rusaknya kemarin sore, waktu hujan disertai angin. Kemarin anginnya kan kencang,” ujarnya.
Ia mengatakan gerai KDKMP Desa Gongseng belum difungsikan sejak pembangunan rampung. “Belum, ini masih tutup sejak selesai dibangun,” tuturnya singkat.
Kepala Desa Gongseng, Ahmad Supriyadi, membenarkan kerusakan pada bangunan gerai di desanya. Dia mengatakan perbaikan sudah mulai dilakukan terhadap bagian atap yang terangkat dan listplank yang terlepas akibat angin kencang.
“Iya, sudah mulai diperbaiki. Atapnya itu satu atau dua (lembar) yang ngelingkap. Listplanknya juga ada yang lepas pas angin kencang kemarin,” ungkapnya.
Meski perbaikan telah dimulai, pemerintah desa masih menunggu petunjuk lebih lanjut agar bangunan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat. Menurut Ahmad, penanganan kerusakan masih menjadi urusan pihak pembangun karena gerai belum beroperasi.
“Menunggu petunjuk, biar bisa manfaat bagi warga,” katanya singkat.
Sementara itu, Kepala Desa Turipinggir, Gunasir Wibowo, mengaku belum menerima informasi mengenai kondisi terkini kerusakan gerai KDKMP di wilayahnya. Saat dikonfirmasi, dia masih berada di luar Kabupaten Jombang karena ada kepentingan.
“Belum terinfo ke kami. Karena saya masih di luar (Jombang), ada kepentingan,” ujarnya.
Menurutnya, wilayah Desa Turipinggir tidak terdampak angin puting beliung. “Tidak ada,” singkatnya.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Jombang, Hari Purnomo, menjelaskan penanganan kerusakan gerai KDKMP masih menjadi kewenangan pihak ketiga yang membangun, yakni PT Agrinas.
“Terkait gerai masih menjadi wilayahnya PT Agrinas selaku yang membangun,” ujarnya.
Leave a Comment