Foto: Kondisi salah satu rumah warga di Desa Carangrejo, Kesamben, Jombang yang terdampak puting beliung. (Istimewa)
KESAMBEN, KabarJombang.com – Bencana alam angin puting beliung menerjang Dusun Carangrejo, Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Minggu (28/12/2025) sore sekitar pukul 15.35 WIB. Akibat kejadian tersebut, belasan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga parah, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.
Kapolsek Kesamben, Iptu Niswan, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, wilayah Kecamatan Kesamben diguyur hujan deras disertai cuaca mendung gelap sejak sekitar pukul 15.30 WIB. Tak berselang lama, angin puting beliung muncul dan menerjang permukiman warga di Dusun Carangrejo.
“Angin kencang menerbangkan atap rumah milik Bapak Gatot hingga jatuh menimpa rumah warga lainnya, yakni rumah Ibu Inayatin dan Abdul Manaf. Saat ini, sebagian atap masih tersangkut di bangunan pertokoan Indomaret,” ujar Iptu Niswan.
Dampak dari peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan cukup serius. Rumah milik Bapak Gatot di RT 01 RW 01 mengalami kerusakan parah dengan seluruh atap terlepas. Selain itu, rumah Ibu Purwati, Bapak Kasmo, Bapak Muhadi, Bapak Imam S, kandang milik H. Maksun, warung Bu Tinah, serta rumah Bapak Abdul Manaf juga tercatat mengalami kerusakan parah pada bagian atap dan bangunan.
Sementara itu, beberapa rumah warga lainnya mengalami kerusakan ringan, di antaranya rumah milik Bapak Mambang, Bapak Sumarji, Bapak Panari, Bapak Bambang, Ibu Sapa’ah, Bapak Ponirin, dan Bapak Rohmad.
Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Seluruh warga dilaporkan selamat.
“Untuk korban personel nihil. Fokus kami saat ini adalah pendataan kerusakan dan penanganan lanjutan bersama pihak terkait,” tambah Kapolsek.
Pasca kejadian, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Carangrejo beserta perangkat desa, BPBD Kabupaten Jombang, serta instansi terkait guna melakukan penanganan dan membantu warga terdampak.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama pada musim penghujan.
Leave a Comment