Kartiyono, Anggota DPRD Kabupaten Jombang. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Rencana pemerintah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) menuai tanggapan dari berbagai pihak. Sejumlah kalangan menilai kebijakan tersebut belum tentu efektif jika diterapkan secara menyeluruh.
Anggota DPRD Kabupaten Jombang, Kartiyono, mengungkapkan bahwa penerapan WFH tidak bisa disamaratakan di semua sektor, terutama pada bidang pelayanan publik. Ia menilai, kebijakan tersebut justru berpotensi menurunkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Menurut saya kebijakan ini kurang efektif,” ujar Kartiyono,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Kamis (26/3/2026).
Secara tidak langsung, ia menegaskan bahwa tujuan penghematan BBM seharusnya dapat dicapai melalui langkah lain yang lebih tepat, seperti optimalisasi penggunaan transportasi massal maupun kendaraan dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, cara tersebut dinilai lebih efisien tanpa mengganggu pelayanan.
Kartiyono juga mengingatkan bahwa penerapan WFH berpotensi menimbulkan penyalahgunaan jika tidak diawasi dengan baik. Ia bahkan menyindir kondisi pelayanan yang dinilai masih belum maksimal meskipun dilakukan secara penuh di kantor.
“Kalau saat bekerja penuh saja pelayanannya masih belum maksimal, apalagi jika diterapkan WFH,” tegas Ketua Bapemperda DPRD Jombang tersebut.
Ia pun berharap pemerintah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Secara tidak langsung, Kartiyono meminta agar kebijakan tersebut dikaji secara menyeluruh agar tidak merugikan masyarakat.
Leave a Comment