JOMBANG, KabarJombang.com- Sebanyak 289 atlet dan peserta asal Kabupaten Jombang akan mengikuti tiga kejuaraan olahraga tingkat Jawa Timur dan nasional yang berlangsung pada November 2026. Mereka terbagi dalam kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur, Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur, serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Youth Band Indonesia (FYBI) 2026.
Kontingen tersebut secara resmi dilepas Bupati Jombang, Warsubi, di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (2/11/2026). Dari total peserta, sebanyak 230 atlet akan mengikuti POPDA XV Jatim, 13 atlet berlaga di PEPARPEDA III Jatim, sedangkan 46 atlet lainnya mengikuti Kejurnas FYBI 2026.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang, Nur Evva Maylia, menjelaskan pada POPDA XV Jawa Timur, kontingen Jombang akan bertanding di 23 cabang olahraga (cabor) dari total 30 cabor yang dipertandingkan.
Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Ngawi pada 6–11 November 2026. Pada waktu dan lokasi yang sama, sebanyak 13 atlet Jombang juga akan mengikuti PEPARPEDA III Jawa Timur. Mereka akan berkompetisi dalam empat cabang olahraga.
Sementara itu, Kejurnas FYBI 2026 akan berlangsung di Kota Tangerang, Banten, pada 7–8 November 2026. Dalam ajang tingkat nasional tersebut, Jombang mengirimkan 46 atlet yang berasal dari tim SMP Wakhid Hasyim Tebuireng Jombang untuk mewakili Provinsi Jawa Timur.
Kontingen Jombang telah mencatatkan prestasi awal melalui cabang olahraga akuatik. Dua medali emas berhasil diperoleh atlet Jombang dari nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada putra.
Kepala Disporapar Jombang, Nur Evva Maylia, mengatakan pertandingan akuatik telah dilaksanakan lebih awal pada 28–29 Oktober 2026, meskipun pembukaan resmi POPDA XV Jawa Timur baru dijadwalkan pada 6 November mendatang.
“Meski pembukaan baru dilaksanakan tanggal 6 November, cabang olahraga akuatik telah bertanding lebih awal pada 28–29 Oktober lalu. Alhamdulillah, atlet Kabupaten Jombang berhasil menyumbangkan 2 medali emas pada nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada putra,” papar Evva.
Bupati Jombang Warsubi meminta para atlet bertanding dengan mengutamakan kemampuan, kedisiplinan, dan sportivitas. Ia juga mengingatkan agar atlet menghormati lawan serta menjaga kekompakan selama mengikuti kompetisi.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, disiplin, dan junjung tinggi sportivitas. Berikan kemampuan terbaik, jangan mudah menyerah, hormati lawan, dan jaga kekompakan,” ujar Warsubi.
Warsubi turut meminta pelatih dan ofisial memastikan pendampingan terhadap atlet berjalan maksimal, terutama berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kedisiplinan selama kegiatan berlangsung.
Ia menyebut Pemkab Jombang tetap mendukung pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda, termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi atlet disabilitas.









