Masa Covid-19, Disdikbud Jombang Jabarkan Mekanisme Ujian dan Kenaikan Kelas

Kepala Dindikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Ujian kenaikan kelas atau Penilaian Akhir Tahun (PAT) tingkat SD dan SMP, akan dilaksanakan dalam bentuk penugasan oleh satuan pendidikan masing-masing, dan mekanismenya diatur Kepala Sekolah.

Perubahan mekanisme ujian ini, berkaitan dengan masa darurat Covid-19 yang masih berlangsung. Di mana siswa/siswi masih diberlakukan belajar di rumah. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo.

Dikatakannya, mekanisme kenaikan kelas diputuskan dalam rapat dewan guru berdasarkan kriteria kenaikan kelas. “Kriteria kenaikan kelas sebagaimana dimaksud ditetapkan dengan keputusan kepala sekolah,” ujar Agus Purnomo.

Sementara untuk ketentuan kelulusan, mulai tingkat SD atau Paket A, SMP atau Paket B, dan SMA atau Paket C, ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA).

“Nilai akhir tersebut yakni gabungan nilai Ujian Sekolah (US) dan rata-rata nilai lima semester terakhir. Kalau SD, mulai kelas 4, 5 dan 6 semester gasal. Sedangkan untuk nilai semester genap kelas 6, digunakan untuk tambahan nilai,” paparnya.

Begitu juga nilai akhir yang dimaksud untuk ketentuan kelulusan tingkat SMP dan SMA atau Paket B dan C. Yakni diperolah dari gabungan nilai ujian sekolah (US) dan rata-rata nilai 5 semester terakhir.

Untuk SMP atau Paket B, mulai kelas 7, 8, 9 semester gasal. Dan semester genap di kelas 9, sebagai tambahan nilai. Sementara untuk SMA atau Paket C, nilai penggabungan US mulai kelas 10, 11, 12 semester gasal, dan sebagai nilai tambahan yakni nilai semester genap kelas 12.

“Pembobotan nilai US dan rata-rata nilai lima semester terakhir pada nilai akhir (NA), ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan,” sambungnya.

Pihaknya juga menambahkan, untuk kelulusan juga diputuskan dalam rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan, juga dengan keputusan kepala sekolah.

INSTAGRAM

Berita Terkait