LSM TTC Jatim Sebut Ada Indikasi Manipulasi Soal Mobil Dinas Bank Jombang

Ilustrasi.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) Transparancy & Transportation Community (TTC) Jawa Timur, Anang Fachurodi, menilai ada indikasi manipulasi soal mobil operasional di jajaran direksi Bank Jombang.

“Sudah menjadi bagian dari efisiensi perusahaan, mobil operasional itu sewa. Tapi yang jadi pertanyaan, apa boleh mobil pribadi direktur kemudian disewakan ke Bank Jombang untuk kendaraan operasional direktur itu sendiri?” ungkap Anang Fachurodi dengan nada tanya, Selasa (14/1/2020).

Baca Juga

Lebih jauh dia ungkapkan, sepengetahuan dia, ada sejumlah aturan berkenaan dengan hal tersebut. Di antaranya, lanjut Anang, biaya operasional mobil pribadi yang disewakan untuk operasional harusnya dianggap sebagai reimbursement.

“Karena mobil tersebut milik pribadi direktur, tetapi digunakan untuk operasional dia, maka sifatnya hanya penggantian biaya yang dikeluarkan oleh direktur. Pihak Bank Jombang harus terbuka ke publik untuk menjelaskan permasalahan ini. Karena Bank Jombang perusahaan daerah yang modalnya berasal dari APBD,” tegas dia memungkasi.

Pihak Bank Jombang ketika dikonfirmasi perihal ini tidak memberikan keterangan pasti. Selain enggan menyebut nama, pria yang mengaku sebagai Humas Bank Jombang itu, saat ditemui, hanya mengatakan kendaraan operasional berupa mobil yang dipakai Bank Jombang bukan dari Pemerintah Kabupaten.

“Untuk mobil bukan dari Pemkab,” ucapnya kepada KabarJombang.com.

Menurut pria itu, Bank Jombang hingga kini masih menyewa melalui Koperasi.

Disinggung soal mobil operasional Bank Jombang untuk direktur yang disebut-sebut berasal dari sewa mobil direktur sendiri, ia enggan menjawab.

“Untuk pengadaan barang malah dari Bank Jombang sendiri, seperti kendaraan kepala-kepala kas itu kan sepeda motor, ya itu dari pengadaan Bank Jombang sendiri,” kata dia.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait