Lima Besar Se Jatim Terkonfirmasi Covid19, Petugas Gabungan Kembali Perketat Area Jombang

Petugas gabungan memakaikan masker kepada warga yang kedapatan berkeliaran tanpa penutup wajah, senin (6/7) malam. Ist
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Tingginya angka terkonfirmasi positif covid19 di Jombang, membuat pihak berwenang kembali melakukan pengetatan. Sejumlah ruas jalan utama kembali dilakukan penutupan di jam-hak tertentu. Petugas gabungan pun kian gencar melakukan himbauan agar penggunaan protokol kesehatan tetap dijalankan.

“Pemberian masker gratis juga dilakukan petugas gabungan yang terdiri dari TNI Polri, Pol PP serta Dishub pada warga yang yang kedapatan tidak mengenakan,” terang perwira pengawas giat operasi gabungan ajun komisaris polisi, M Mukid, senin (6/7/2020) malam.

Baca Juga

Selain di tempat-tempat umum, sasaran operasi juga dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Jombang serta sejumlah pusat kerumunan massa seperti alun-alun Jombang, deretan warung diarea pintu masuk kawasan makam Gus Dur Desa Cukir, Jombang.

“Kegiatan patroli ini kita gelar secara rutin, dengan tetap mengedepankan senyum, sapa dan salam agar apa yang kita sampaikan bisa diterima masyarakat dengan baik,” ungkap dia memungkasi.

Sekedar diketahui, pasien terkonfirmasi covid19 di Jombang mencapai 303 orang per senin (6/7/2020). Dari data yang dirilis dinas kesehatan setempat, Kecamatan Peterongan terdapat 74 orang terkonfirmasi positif covid19. Disusul Sumobito 50 orang, Jombang 30 orang, Jogoroto 25 orang, Mojoagung 18 orang dan Kesamben 16 orang.

Kemudian ada kecamatan Mojowarno dan Diwek dengan masing-masing 13 orang, Tembelang 10 orang, Perak 9 orang, serta Bandarkedungmulyo, Ploso dan Megaluh masing-masing 7 orang.

Sisanya, Kecamatan Gudo, Kabuh, Ngoro masing-masing 6 pasien, Kecamatan Ngusikan 4 orang dan terakhir Kecamatan Kudu 2 orang. Bareng tetap dinyatakan wilayah putih kendati sempat ada warga yang dikarantina akibat reaktif usai di rapid test. Namun berdasar tracing, warga tersebut bukan warga kecamatan Bareng. Begitu pula kecamatan Wonosolam. Dataran tinggi penghasil durian khas dengan rasa pahit manisnya ini, juga dinyatakan sebagai wilayah putih.

INSTAGRAM

Berita Terkait