Layanan Dipusatkan di Kantor Induk, Samsat Jombang Siapkan Sarana Pencegahan Covid-19

Semlah warga wajib pajak saat menjalani serangkaian protokol pencegahan Covid-19 sebelum masuk kantor Samsat Jombang.
  • Whatsapp

JOGOROTO, KabarJombang.com – Selama masa rentan penyebaran virus Corona (Covid-19), Samsat Bersama Jombang menutup sementara layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, di antaranya Samsat Payment Point, Samsat Keliling serta Samsat Jujug Desa (Judes).

Sebagai gantinya, Samsat memusatkan pelayanan di kantor induk, Jalan Raya Jombang – Mojoagung, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Jombang. Selain itu, wajib pajak bisa menggunakan layanan online atau non tunai, dengan syarat menunjukkan KTP dan STNK asli.

Baca Juga

“Penutupan sementara layanan tersebut, berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jatim tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19. Mulai 24 Maret kemarin hingga ada pemberitahuan lebih lanjut,” terang Suparno, Administratur pelayanan Samsat Jombang, Sabtu (27/3/2020).

Suparno menjelaskan, untuk memastikan adanya upaya pencegahan Covid-19, pihaknya menyediakan fasilitas sarana sesuai SOP yang berlaku, di antaranya Thermogun, tempat cuci tangan, hand sanitizer, sosial distancing, serta bilik sterilisasi.

“Siapa pun yang datang ke kantor Samsat Jombang, harus lebih dulu menjalankan sejumlah protokol kesehatan yang disediakan. Juga pada jarak antrean dan kursinya, juga diberlakukan social distancing,” paparnya.

Salah satu warga wajib pajak asal Ngoro, Deni Sulistyorini (32) membenarkan, sebelum masuk kantor Samsut, dirinya harus menjalani serangkaian protokol pencegahan Covid-19. Dia menyadari hal tersebut ditengah Jombang sudah berada pada situasi darurat Covid-19.

“Sangat membantu masyarakat. Karena kita juga nggak tahu usai dari luaran apakah membawa kuman atau tidak. Nggak apa kita disterilisasi, demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ungkapnya di depan pintu masuk kantor Samsat, Sabtu (27/3).

Senada dengannya, Wjayanti (45) wajib pajak lain tinggal di perumahan Tunggorono, Kecamatan Jombang. Dia tidak mempersoalkan adanya penutupan sementara beberapa layanan pembayaran pajak kendaraan, yang biasanya dia manfaatkan.

Lebih lagi, adanya sejumlah protokol kesehatan yang disediakan sebelum masuk ke kantor Samsat Induk. “Ini agar kita terhidar dan aman dari virus Corona. Kan tidak semua warga menyediakan sepert itu di rumahnya,” ungkapnya.

Reporter: Jajang

 

INSTAGRAM

Berita Terkait