Kwarcab Helat Jambore Tingkat SMP se-Jombang Terbatas

Kegiatan Jambore Cabang, Kwarcab Gerakan Pramuka Jombang, Minggu (29/11/2020). (Foto: Anggraini)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jombang, menggelar jambore tingkat SMP se-Kabupaten Jombang, di lapangan Disdikbud setempat, selama dua hari yakni 28 dan 29 November 2020.

Sekretaris Panitia, M Nasirodin mengatakan, jambore cabang kali ini dihelat secara terbatas lantaran pandemi Covid-19 belum usai. Selain itu, penerapan protokol kesehatan cukup ketat dilaksanakan.

Baca Juga

“Karena Kwarcab hanya mengundang tiap Kwartir Kecamatan atau ranting (Kwarran) dua peserta, masing-masing satu putra, satu putri. Total ada 42 peserta. Karena kita juga ada peringatan prokes,” kata Nasirodin, kepada KabarJombang.com, Minggu (29/11/2020).

Kalau sebelum Covid-19, lanjutnya, masing-masing Kwarran mengirimkan dua regu, satu regu putera dan satu regu puteri. Masing-masing regu ada 8 putera dan puteri. “Sekarang hanya satu karena kita dibatasi, bahkan satu tenda itu diisi satu orang,” imbuhnya.

Ia mengatakan, Jambore Cabang kali ini mengusung tema Penggalang Tangguh. Sedangkan rangkaian kegiatannya tentang Pramuka Garuda, yakni sosialisasi pramuka garuda, pentas seni di antaranya tari remo, baca puisi, bela diri, lainya, menanam pohon, outbond, juga beberapa kegiatan lain.

“Setiap Kwarran harus tampil. Kalau adi malam, ada 21 penampilan walaupun pesertanya ada dua. Dari kontingen lain itu mengundang teman-temannya untuk datang sebagai peserta untuk menampilkan itu. Setelah itu meninggalkan tempat. Peserta utamanya dua anak dan hanya pentas seni saja yang boleh mengundang temannya dari Gudep masing-masing sekolah,” ujar laki-laki yang juga menjabat Sekretaris II Kwarcab Jombang ini.

Disinggung menanam pohon, menurutnya, sebelumnya ia diamanati Kepala dan Sekretaris Disdikbud Jombang untuk melaksanakan penanaman sekitar 50 pohon. Kegiatan ini untuk memperingati Hari Menanam Pohon setiap 28 November.

“Alhamdulillah kemarin kita menanam kurang lebih 50 pohon di bumi perkemahan. Jenis pohon yang ditanam, ada durian, alpukat, nangka, jambu merah. Dan kemarin kami informasikan itu ke peserta agar tanaman yang dibawa adalah tanaman berbuah, agar bisa bermanfaat nantinya,” papar Nasirodin.

Ia juga menjelaskan pentingnya Jambore, yakni sebagai sarana meningkatkan wawasan dan ilmu tentang kepramukaan. Sebutan Jambore, lanjut dia, adalah untuk tingkat SMP. Sedangkan untuk tingkat SMA adalah Raimuna.

Pantauan KabarJombang.com pada Minggu (29/11/2020) pagi, berlangsung kegiatan outbond di lapangan Disdikbud Jombang yang diikuti para peserta. Tampak pula, beberapa tenda didirikan di sekitar lapangan.

INSTAGRAM

Berita Terkait