Kiai Ponpes Bahrul Ulum Jombang Wafat, Makam Mbah Wahab Ditutup

Makam mbah Wahab di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang saat ditutup sementara.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Wafatnya salah satu kiai di Jombang, Jawa Timur, KH Chimayatullah Alfatich, pengasuh Ribath Al-Ghazali Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, dikarenakan sakit bronkitis atau paru-paru basah.

Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, KH Wafiyul Ahdi. “Sebelumnya beliau sakit bronkitis atau paru-paru basah. Akibat puluhan tahun perjalanan Jombang – Pasuruan naik motor. Beliau rumahnya di Pasuruan, tapi dinas di Tambakberas,” ucapnya pada KabarJombang.com, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga

Diketahui, KH Chimayatullah Alfatich berpulang di usia 53 tahun. Sebelum wafat, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang.

Kabar duka ini, membuat makam salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab) di kawasan Ponpes Bahrul Ulum, ditutup sementara untuk disterilkan dengan menyemprotkan cairan disinfektan.

“Penutupan makam, insya Allah dalam dua hari. Setelah itu, akan dibuka kembali. Makam disemprot disinfektan karena banyak peziarah yang datang dari luar kota,” katanya.

Pantauan di lokasi, kompleks makam Mbah Wahabm dipagar silang menggunakan kayu. Sementara di depan gerbang, juga disediakan ember berisi air dan sabun untuk mencuci tangan.

Terpisah, Direktur RSUD Jombang, dr Puji Umbaran mengatakan, almarhum dirawat di RSUD sejak Selasa 25 Agustus 2020, dan wafat pada Senin 31 Agustus 2020. Pihaknya juga melakukan tes swab pada almarhum, dan hasilnya positif.

“Swab Sabtu pagi dan Senin pagi. Hasilnya keluar Senin siang. Dan dua kali hasil tes swab itu positif,” pungkasnya.

Ditutupnya area makam Mbah Wahab, sejumlah peziarah dari luar kota Jombang, batal berziarah. Mereka pun harus berdoa di luar area makam.Seperti yang dialami Ida peziarah dari Bojonegoro. Ida mengaku ke Jombang untuk berziarah ke makam Gus Dur dan Mbah Wahab.

“Ternyata, baik di makam Gus Dur maupun di makam Mbah Wahab, masih belum dibuka untuk peziarah,” ungkapnya.

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait