Jalur Ganda Ditarget Rampung 2022, Mbak Estu Tinjau Program Padat Karya di Stasiun Sumobito

Anggota DPR RI Komisi V Sadarestuwati saat mengisi acara Peninjauan Program Padat Karya yang berlokasi di Stasiun Sumobito, Jombang, Rabu (11/11/2020).
  • Whatsapp

SUMOBITO, KabarJombang.com – Rel jalur ganda (double track) Jombang – Mojokerto, secara resmi dibuka dan beroperasi mulai Stasiun Sumobito hingga Jakarta, pada Selasa 27 Oktober 2020 lalu.

Selanjutnya, masih menyisahkan pembangunan antara Stasiun Mojokerto sampai Stasiun Kereta Api Wonokromo, Surabaya dan hingga kini masih dalam proses pengerjaan.

Baca Juga

Jalur ganda ini, merupakan bagian dari jalur ganda lintas selatan Jawa. Yakni dari Surabaya, Solo sampai Jakarta, dengan total sekitar 205 kilometer.

Anggota Komisi V DPR RI, Sadarestuwati yang hadir dalam kegiatan Peninjauan Program Padat Karya di Stasiun Sumobito, Kabupaten Jombang, mengatakan, rel kereta api jalur ganda ditarget selesai pada tahun 2022.

“Jalur ganda ditargetkan untuk bisa selesai tahun 2022. Semuanya sudah nyambung untuk jalur ganda atau double track ini,” ujar Mbak Estu –begitu wakil rakyat pusat ini akrab disapa, Rabu (11/11/2020).

Program padat karya ini, merupakan salah satu program dari Kementerian Perhubungan pada proyek pembangunan jalur rel ganda, dan program pemerintah dalam membantu masyarakat sekitar lokasi proyek, agar bisa berkontribusi dalam pembangunan.

Dengan begitu, kata mbak Estu, program ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Saya berharap semua kegiatan yang ada di Kementerian maupun lembaga yang ada di daerah, bisa melibatkan masyarakat. Dan bisa memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut serta di dalam kegiatan perekonomian yang ada di daerah,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, berdasarkan Instruksi Presiden RI ke jajaran Kementerian maupun lembaga, agar program padat karya tunai ini bisa dilakukan secara maksimal, khususnya dalam kondisi pandemi Covid-19 ini.

“Dengan adanya program padat karya, diharapkan pemulihan dan perputaran perekonomian di daerah tetap berjalan,” pungkasnya.

INSTAGRAM

Berita Terkait