Dibangun 2021, Jalan Rabat Beton Desa Denanyar Jombang Sudah Rusak Parah

  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Meski baru dibangun, kondisi jalan rabat beton bertulang dengan volume 4 M x 132 M di jalan Laksda Adi sucipto, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang sudah rusak cukup parah.

Diketahui dari informasi di lapangan, pembangunan jalan tersebut dibangun dengan Dana Desa Tahun Anggaran 2021, dengan biaya 100 juta rupiah.

Baca Juga

Menurut nara sumber dari warga setempat yang enggan disebutkan namannya mengatakan, proyek tersebut tergolong baru diselesaikan di tahun 2021dan belum genap satu tahun pengerjaan.

Namun, ia menyayangkan kondisi jalan tersebut sudah rusak parah dan hancur. “Yang jelas pengerjaannya di diduga tidak sesuai spek, sedangkan lebarnya itu apa ada empat meter dan dari segi kualitas masak proyek belum genap satu tahun sudah rusak parah itu,” ujar salah satu warga.

Ia juga menyebutkan, proyek tersebut sudah pernah diperiksa oleh penegak hukum. Namun, hingga kini masih aman-aman saja, dan belum ada perkembangannya. “Malah saat ini jalan tersebut tambah parah rusaknya,” bebernya.

 

Menurut warga sekitar berinisial (NA) mengatakan, akibat rusaknya jalan tersebut, banyak pengendara sepeda yang jatuh ke sungai. “Dulu pernah di tembel, namun tidak bertahan lama, rusak lagi. Sedangkan dulu yang mengerjakan pemborongnya kalau tidak salah orang kediri dan pihak desa,” terangnya, Rabu (6/7/2022) .

Menurut Ismail, salah satu staf desa mengatakan, bahwa proyek tersebut bukanlah dari dan desa, tapi merupakan anggaran PL dari Dewan.

“Mengenai proyek tersebut untuk tahun 2021 Dana Desa ( DD) tidak ada untuk proyek semua diperuntukan untuk BLT untuk masyarakat. Sedangkan untuk proyek itu mengunakan anggaran Penunjukan Langsung (PL) dari Dewan bukan Dari Dana Desa,” terangnya, Rabu (6/7/2022).

Namun hal berbeda disampaikan Khohar, Kaur perencanaan Desa Denanyar. Ia menyampaikan kalau proyek tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa (DD)Tahun 2021 bukan dari Dewan.

“Mengenai dikerjakan bulan apa lupa, harus Buka SPJ dul. Yang jelas proyek tersebut sudah lebih dari satu tahu. Dulu belum kering motor dilarang lewat tetap saja lewat, jadinya tidak maksimal. Dulu juga sudah sempat diperbaiki oleh pak kades, tapi ya gitu rusak lagi,” terangnya via telpon, Rabu (6/7/2022).

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait