Musim Kemarau, Pengrajin Layangan di Sumobito Jombang Kebanjiran Pesanan

Berbagai jenis layangan yang dijual Ega. KabarJombang.com/Diana Kusuma/
Berbagai jenis layangan yang dijual Ega. KabarJombang.com/Diana Kusuma/
  • Whatsapp

SUMOBITO, KabarJombang.com – Pengrajin layangan di Dusun Klampisan, Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang kebanjiran order saat pandemi.

Menurut salah seorang pengrajin layangan, Ega Nurcahyana (29). Pesanan layang-layang yang dibuatnya hingga luar wilayah Kabupaten Jombang.

Baca Juga

“Kira-kira saya produksi layangan hias lipat sekitar dua ribu biji, ini sekarang tinggal 50. Belum lagi layangan aduan atau layangan kertas juga terjual dari saya ambil di pengrajin lain, sepertinya karena musimnya (kemarau) begini orang mulai cari layangan,” kata Ega, kepada KabarJombang.com, Kamis (29/7/2021).

Meski begitu, permintaan layangan tahun ini tidak seramai sebelumnya, namun dirinya masih mensuplai permintaan dari luar Kabupaten Jombang.

“Permintaan berkurang tidak seperti tahu lalu, mungkin saat ini anak-anak lebih akrab dengan gadget jadi banyak beralih ke game online ya. Tapi saya masih kirim layangan ke luar kota seperti Tuban, Lamongan, Surabaya, Bojonegoro, dan Madiun” ungkapnya.

Tren musim layangan yang saat ini mulai dilakukan oleh masyarakat menurut Ega bergantung dari jenis harga yang diminati serta kondisi angin yang ada.

“Saat ini mulai ramai jenis layangan sambitan atau aduan, karena relatif murah harganya. Dan emang awal musim kemarau dominan layangan aduan, lalu pertengahan musim biasanya gapangan dan hias,” jelas Ega.

Selain meyediakan layangan dengan beragam jenis, Ega juga menjual kebutuhan layangan lain seperti tali dan senar benang untuk bermain layangan.

“Iya sekalian saya jual layangan juga jualan senar benangnya biar orang cari sekalian disini,” imbuhnya memungkasi.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait