Curhatan Netizen, Leher Terluka Akibat Tali Layangan di Jalur Peterongan – Sumobito

Tangkapan layar unggahan netizen soal insiden layang-layang membawa korban di Jombang.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Layang-layang tak hanya digandrungi oleh anak-anak saja, bahkan mainan tradisional yang kini modelnya sudah ter-update lebih modern ini juga digemari orang dewasa dari berbagai belahan dunia.

Selain menyenangkan, layang-layang ini ternyata juga bisa menjadi permainan yang membahayakan, jika tidak dimainkan secara hati-hati. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Jombang, Jawa Timur.

Baca Juga

Pemilik akun Facebook Kristiyanah Olshopp membagikan kisah adiknya yang ‘celaka’ karena layang-layang tersebut di sebuah grup media social (Medsos) Facebook, beberapa jam yang lalu.

Dimana, salah satu anggota keluarganya menjadi korban dan terluka setelah terkena tali layang-layang yang melintang di tengah jalan di jalur Peterongan – Sumobito. Dalam unggahnanya, Kristiyanah menceritakan kondisi adiknya yang kini tengah dirawat di rumah sakit setelah lehernya terluka karena tali tampar layang-layang milik orang tak dikenal.

Diduga, layang-layang tersebut dimainkan di seberang timur jalan (di atas rel kereta api). Nah, pada saat itu, kemungkinan layang-layang tersebut terjatuh ke arah barat. Sedangkan talinya melintang di tengah jalan. Sehingga mengenai adiknya yang saat itu tengah melintas.

“Bagi yang suka layangan di jalan tolong Donk hati nurani,nya kalau sudah ada korban kayak gini gimana?mau lapor ya gimna posisi malam g kelihatan yg maen layangan…. Ini adek kemren malam kena tali tampar layangan di jalan raya daerah krengseng (lebih tepatnya jalan Ploso santren yang jalan arah Sumobito mau arah jalan flyover Peterongan) Deket bakso2 kikil .. sepertinya biasanya yg layangan di sebrang rel kereta situ sih,” ujarnya, Sabtu (26/9/2020) siang.

Dalam unggahan itu juga belum diketahui siapa pemilik layang-layang itu, sebab kejadianya saat malam hari. “Mohon doa ngge semoga lekas sembuh,” tambahnya.

Namun hingga berita ini ditulis, pengunggah belum bisa dikonfirmasi KFM (Kelompok Faktual Media). Chat melalui Messenger hingga saat ini belum mendapat respon.

INSTAGRAM

Berita Terkait