Banjir di Beluk Jombang, Warga Keluhkan Tak Ada Layanan Kesehatan dan Toilet Umum

Banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, hingga hari ketiga belas belum surut Rabu (13/1/2021). KabarJombang.com/Anggraini/
  • Whatsapp

KESAMBEN, KabarJombang.com – Warga korban banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang mengeluhkan tidak adanya layanan kesehatan serta toilet umum.

“Kalau disini di Beluk sisi timur tidak ada ponten, jadi 13 hari ini kalau mau BAB ya di sawah. Terkadang ada yang dibungkus (maaf kotorannya. Situasinya juga begini jadi terpaksa,” kata salah seorang warga Riya kepada KabarJombang.com, Rabu (13/1/2021).

Baca Juga

Ia mengungkapkan jika WC portabel hanya ada di rumah-rumah warga Beluk sisi barat saja.

“Mobil pontennya ada di sisi barat, kalau mau kesana jaraknya sangat jauh. Ya jika gak keburu buang air besar, kalau terburu-buru bagaimana,” tandas dia.

Pernyataan Riya tersebut dibenarkan oleh Kasrotin. Ia mengatakan jika setiap ingin buang air besar warga harus ke sawah dan atau ke sungai. Karena kalau ke ponten jaraknya jauh sehingga tidak memungkinkan jika ditahan.

“Ya kalau mau buang air besar ke sawah atau ke sungai belakang. Kalau di wc kan pasti tidak bisa masuk. Mau ke ponten juga jauh,” kata Kasrotin.

Selain permasalahan ponten, warga juga mengeluhkan tidak adanya layanan kesehatan serta ketersediaan air bersih di wilayah Beluk sisi timur.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dusun Beluk, Sistio Budianto mengungkapkan jika fasilitas ponten akan ditambah satu lagi dan diletakkan di daerah jembatan Beluk Timur.

Selain itu, lanjut Sistio, bahwa debit air di wilayah Beluk Timur tinggi sehingga mobil ponten tidak bisa lewat, sehingga pihaknya akan menambah satu mobil ponten lagi.

“Kan banjir di Beluk Timur lebih tinggi, jadi mobil ponten tidak bisa masuk kesana. Dan memang akan kita tambah satu mobil ponten lagi jadi totalnya ada dua, yang rencana akan diletakkan di jembatan Beluk Timur,” kata Sistio.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait