NGORO, KabarJombang.com – Truk Mitsubishi bernopol AG 8246 UW terguling di Jalan Raya Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Rabu (23/9/2026) siang. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi setelah truk kehilangan kendali saat membawa muatan padi hasil panen yang melebihi kapasitas.
Peristiwa itu mengakibatkan 12 orang harus mendapat penanganan medis. Sebanyak tiga korban dibawa ke RSUD Jombang, sedangkan sembilan lainnya menjalani perawatan di RS Hasyim Asy’ari. Dari jumlah tersebut, 11 orang diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan, sementara satu korban masih dirawat akibat mengalami patah kaki.
Saksi mata, Sunaim (40), warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, mengatakan truk melaju dari arah timur menuju barat. Saat tiba di simpang empat Desa Sidowarek, kendaraan tersebut tiba-tiba kehilangan kendali hingga terguling ke sisi kiri jalan.
“Tadi awalnya truk berjalan dari arah timur mau menuju ke arah barat. Sesampainya di simpang empat, truk kehilangan kendali hingga akhirnya terguling ke arah kiri,” kata Sunaim.
Menurut Sunaim, truk membawa muatan padi dalam jumlah cukup banyak. Di atas muatan tersebut juga terdapat 13 pekerja sawah yang ikut menumpang.
“Muatan padi yang dibawa kelihatannya cukup banyak dan ada 13 pekerja sawah yang duduk di atas muatan. Setelah kehilangan kendali, pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga truk terguling,” ujarnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan kecelakaan tersebut. Berdasarkan dugaan awal, truk kehilangan kendali karena membawa muatan padi hasil panen yang melebihi kapasitas, ditambah adanya pekerja sawah yang berada di atas muatan.
“Benar telah terjadi kecelakaan di Jalan Raya Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Diduga truk mengalami kehilangan kendali akibat muatan padi hasil panen yang melebihi kapasitas serta terdapat 13 orang pekerja sawah yang duduk di atas muatan tersebut,” kata Ipda Nurul Iman.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraan hingga truk akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.
“Pengemudi truk gagal menguasai laju kendaraan sehingga truk terguling ke arah kiri,” imbuhnya.
Usai kejadian, petugas dan warga mengevakuasi para penumpang yang berada di atas truk. Sebanyak 12 orang kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
“Korban yang dibawa ke RS sebanyak 12 orang. RSUD ada tiga orang dan RS Hasyim Asy’ari ada sembilan orang. Karena hanya mengalami luka lecet, 11 orang dipulangkan, tinggal satu orang dirawat di RSUD karena mengalami luka patah kaki,” jelasnya.
Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi truk berinisial BS (50), warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, tidak mengalami luka. Sementara satu korban yang mengalami patah kaki masih menjalani perawatan di RSUD Jombang.









