by

Siswi SMP Korban Pembunuhan Dimakamkan di Penggaron

MOJOWARNO, (kabarjombang.com) – Jenazah Rahayu Dian Pertiwi (14), siswi kelas 7 SMP PGRI 10 Candi, Kabupaten Sidoarjo, yang tewas karena dibunuh, dimakamkan di kampung halamannya di Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Rabu (25/11/2015) pagi.

Proses pemakaman itu sendiri diwarnai tangis haru. Ruman dan Poniti, Orangtua korban, tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Apalagi saat warga memadati rumahnya untuk takziah. Kedua orang tua korban tak mampu membendung tangisnya. Usai dishalati, jenazah korban lantas diberangkatkan ke TPU (Tempat Pemakaman Umum) Desa Penggaron.

Ruman mengatakan, sebelum anak bungsunya ditemukan tewas mengenaskan, dia tidak mendapat firasat apapun. Ruman hanya sempat melarang anaknya membawa HP (handphone). Karena sejak dua minggu terakhir ini Rahayu memang membawa alat komunikasi canggih tersebut. Karena curiga, Ruman sempat mengecek HP milik anaknya.

Ruman cukup kaget. Karena dia menemukan sejumlah pesan singkat atau SMS bernada mesra bersarang di HP milik sang anak. “Makanya saya sempat melarang dia membawa HP,” katanya ketika disinggung kondisi terakhir sang anak.

Keluarga berharap, polisi segera menangkap pelaku pembunuhan keji tersebut. Selain itu, juga mengganjar hukuman setimpal.

Seperti diberitakan, jasad pelajar SMP PGRI Candi Sidoarjo ini ditemukan tewas di kuburan Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo dalam kondisi mengenaskan. Mulut korban terlakban, sedangkan bagian leher dijerat tali. Polisi memastikan gadis 14 tahun tersebut korban pembunuhan. (ari)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. semoga keluarga korban pembunuhan diberi ketabahan dan pelaku dihukum seberat-beratnya

Berita Lainnya