Siswa MI Al-Mursyidah Mancilan Sukses Sabet Juara Nasional Kungfu di Samarinda

M. Bachrurrochim bersama tim ofisial.
  • Whatsapp

MOJOAGUNG, KabarJombang.com – M. Bachrurrochim siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Al Mursyidah, Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang yang Mewakili kontingen Jawa Timur dalam ajang kejuaraan Kungfu junior C tingkat Nasional, sukses sabet gelar juara.

Kegiatan itu berlangsung mulai jumat 15-18 November 2019, diselenggarakan oleh Forum olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) di Samarinda, Kalimantan Timur.

Baca Juga

Kesuksesan M. Bachrurrochim semakin menambah rangkaian prestasi atlet muda di Kabupaten Jombang di kancah Nasional. Sebelumnya, M. Bachrurrochim juga berhasil mendapat juara pertama saat ajang Asian Games Fest Bali International Kungfu championship di Bali tahun 2018 lalu.

Guru pembimbing Kungfu M. Bachrurrochim, Ahmad Efendy, mengungkapkan, kejuaraan di Samarinda ini merupakan kelanjutan dari kejuaraan pada bulan Februari lalu.

Saat itu perwakilan dari sekolah MI Al Mursyidah Jombang, berhasil mendapatkan prestasi kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Ciracas, Jakarta.

“Pada Kejurnas di Ciracas kami membawa lima siswa, yang berhasil mendapat medali juara pertama M. Bachrurrochim. Selanjutnya terpilih untuk mengikuti tahap seleksi pada Kejuaran Nasional yang sekarang ini diselenggarakan di Samarinda,” terangnya, Selasa (19/11/2019).

Dia mengungkapkan, untuk masuk pada kejuaraan tingkat Nasional, banyak hal yang harus disiapkan untuk menunjang mental para peserta.

“Keuletan dan kegigihan peserta didik, latihan secara berkala, kami juga sering ikuti kejuaraan mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional, sering dapat emas, perak atau perunggu,” ujarnya.

Selain itu M. Bachrurrochim juga berhasil mendapat juara pertama saat ajang Asian Games Fest Bali International Kungfu championship di Bali tahun 2018 lalu.

Efendi sapaannya meceritakan proses awal memperkenalkan ekstrakulikuler Kungfu di sekolahnya.

“Di Madrasah, kungfu atau wushu menjadi ekstrakulikuler sejak empat tahun lalu, dimulai pada awal 2015 silam. Saat itu masih sangat jarang ekstrakulikuler kungfu di sekolah-sekolah di Jombang,” jelasnya.

INSTAGRAM

Berita Terkait