Sadarestuwati : Jika Ketahuan Curang, Bantuan PISEW Akan Dicabut

Prosesi peletakan batu pertama sebagai penanda pembangunan jembatan yang berasal dari PISEW, dimulai, kamis (30/7). Foto : Rachmanda
  • Whatsapp

KABUH, KabarJombang.com – Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Hj Sadarestuwati, melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan jembatan penghubung antar desa Sumberingin dan desa Sumbergondang, Kabuh, Jombang. Pembangunan jembatan yang bersumber dari APBN melalui program PISEW (pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah) tersebut, menurut Sadarestuwati, merupakan sarana penunjang untuk meningkatkan konektivitas antar desa.

“Ini bentuk pembangunan infrastruktur kerakyatan dengan skema padat karya tunai dengan tujuan agar masyarakat desa juga berperan aktif,” tandas Mbak Estu, panggilan akrab Sadarestuwati dalam sambutannya sebelum prosesi peletakan batu pertama dilakukan, kamis (30/7/2020). Ditegaskan pihaknya, dalam pelaksanaan program kementerian PUPR ini, seluruh elemen yang terlibat, agar bisa menghindari praktik kotor yang bisa merugikan seluruh pihak.

Baca Juga

Apabila dikemudian hari, lanjut dia, ditemukan permainan antara oknum aparat desa dan kontraktor pelaksana, pihaknya tak segan untuk mencabut dan menghentikan bantuan tersebut. Desa-desa penerima program PISEW yang bermasalah ini nantinya menurut Mbak Estu, akan direkomendasi untuk di black list, sehingga tak bisa lagi mengajukan bantuan dari pusat.

Lebih jauh dipaparkan, jembatan yang dibangun dengan panjang 12 meter dan lebar 3,20 meter ini, menelan biaya hingga Rp 600 juta. Direncanakan, jembatan akan selesai dalam waktu 90 hari ke depan. Diakhir sambutannya, wanita kelahiran Bareng, Jombang yang berangkat dari daerah pemilihan 8 Jawa Timur selama tiga periode ini berpesan, agar perawatan jembatan penghubung itu bisa dimaksimalkan.

“Kalo memang ada kendaraan yang tidak semestinya lewat ya harus dilarang. Agar umur jembatan lebih panjang. Pengerjaannya juga begitu, tolong jaga kualitas. Jangan ada permainan, ini bukan untuk kita saja, tapi perhatikan masa depan anak cucu kita. Semakin lancar perekonomian desa, maka generasi penerus akan bisa semakin maju,” tambahnya.

Usai peletakan batu pertama, Mbak Estu langsung meninggalkan lokasi. Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris jenderal partai berlambang banteng moncong putih ini mengaku, akan melakukan sidak di sejumlah proyek PISEW lainnya yang tersebar di daerah asal pemilihannya.(CW-4)

INSTAGRAM

Berita Terkait