Program Langit Biru Pertamina, Belum Merata di SPBU Jombang

Pengisian BBM di sebuah SPBU Jombang. (Foto: Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Program bertajuk Langit Biru yang diluncurkan PT Pertamina (Persero) ternyata belum merata di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kabupaten Jombang.

Salah satunya SPBU yang beralamat di Blimbing, Kecamatan Gudo, belum menerapkan pertalite harga premium senilai Rp 6.450 yang diluncurkan sejak 21 November 2020.

Baca Juga

Menurut pengawas pembantu di SPBU Blimbing, Tamiran (48), pihaknya belum menerapkan harga Bahan Bahan Minyak (BBM) jenis pertalite seharga premium, dikarenakan SPBU miliknya tidak menyediakan BBM jenis premium.

“Disini nggak jual premium, karena kan dulu premium dilarang. Kita ganti pertalite. Mungkin karena disini nggak jualan premium kemudian nggak dapat program itu,” ungkapnya Senin (23/11/2020).

Tamiran menjelaskan, saat ini belum ada program Langit Biru dengan harga pertalite seharga premium Rp 6.450 di SPBU yang dikelola dari Pertamina.

“Jadi saat ini Pertalite yang kami jual hanya seharga Rp 7.650 per liter, tidak ada penurunan sebesar Rp 1.200 atau menjadi Rp 6.450 per liter, “paparnya.

Pihaknya menyebut program Langit Biru ini, telah diumumkan melalui grup SPBU di Jombang. Namun dikatakan SPBU yang mencanangkan progam Langit Biru tidaklah semua. Sesuai arahan atau kordinasi yang telah ditentukan.

Sampai sejauh ini, belum ada imbauan atau sosialisasi di SPBU Blimbing, Kecmatan Gudo ini.

“Mungkin ini masih bertahap ya atau masih percobaan. Kalau bisa ini disesuaikan dengan SPBU lainnya dan merata semua,” imbuhnya.

Hal yang sama juga terjadi di SPBU yang berada di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. SPBU ini belum mencangkan program Langit Biru, dengan pertalite harga premium.

Petugas SPBU mengatakan, program Langit Biru tidak diterapkan di SPBU-nya lantaran sudah tersedia BBM jenis premium.

“Iya di sini ndak ada program Langit Biru, karena dis SPBU ini sudah menyediakan premium. Mungkin karena sudah ada premium kita ndak menerapkan  pertalite harga premium,” ungkap petugas SPBU.

Ditambahkan security SPBU tersebut, M. Safaat, terkait program Langit Biru belum ada ada instruksi langsung dari pihak atasan.

“Saya kurang tahu juga, belum ada omongan dari pengawas atau pemilik SPBU ini, sempat saja dengar tapi ddak tahu jelasnya. Mungkin pemilik sudah tahu infonya. Tapi kami di lapangan belum tau jelasnya seperti apa,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Bahan Pokok Penting Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jombang, Nursila Cahyani, saat dikonfirmasi KabarJombang.com, menyebut kebijakan BBM bukan tupoksinya.

“Maaf BBM bukan kami yang ngurusi. Bukan tidak ada campur tangan lagi, memang kita tidak menangani masalah BBM, itu bukan tupoksi kami,” pungkasnya.

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait