Foto : Rapat persiapan pembukaan Sekolah Rakyat di Jombang. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Peluncuran Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jombang tinggal menghitung hari. Sejumlah persiapan utama, khususnya dari sisi akademik dan sarana prasarana, telah mencapai tahap akhir. Sebanyak 17 guru dari berbagai disiplin ilmu telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI dan siap menjalankan tugas di sekolah percontohan tersebut.
Penempatan para tenaga pendidik ini menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlangsungan pembelajaran sejak hari pertama pembukaan yang ditargetkan pada 14 Juli mendatang. Para guru yang terdiri dari pengampu mata pelajaran inti seperti Matematika, IPA, Sejarah, hingga Bimbingan Konseling telah mengikuti orientasi dan sosialisasi fasilitas pada 9 Juli lalu.
“Guru-guru sudah dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan semua ruang yang akan mereka tempati untuk mengajar,” ujar Kepala Dinas Sosial Jombang, Hari Purnomo, Jumat (11/7/2025).
Gedung Sekolah Rakyat sendiri menempati bekas lokasi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Mojoagung yang kini telah direnovasi total. Seluruh fasilitas penunjang, dari ruang kelas, laboratorium, hingga asrama, telah siap digunakan. Bahkan perlengkapan seperti meja, kursi, ranjang, hingga perlengkapan dapur juga sudah terpasang.
Namun, di tengah kesiapan fisik dan akademik tersebut, kebutuhan tenaga non-pengajar masih menjadi catatan. Posisi strategis seperti wali asrama, staf administrasi, hingga petugas keamanan belum seluruhnya rampung dalam proses perekrutan.
“Untuk posisi seperti operator, TU, dan wali asrama sudah melalui proses tes, tetapi hasilnya belum diumumkan. Sementara petugas pendukung seperti satpam dan juru masak masih menunggu instruksi dari Kemensos,” jelas Hari.
Kementerian Sosial juga telah menunjuk Andik Minarto sebagai Kepala Sekolah Rakyat Mojoagung, yang akan bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan pendidikan dan koordinasi di lembaga ini.
Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Di Jombang, sekolah ini menjadi proyek percontohan yang mewakili kawasan barat Jawa Timur.
“Semua pihak tengah berpacu dengan waktu. Targetnya, seluruh komponen baik guru maupun staf pendukung sudah siap seratus persen sebelum tanggal 14,” tambah Hari.
Leave a Comment