Pesantren & Pendidikan

Resmikan SPPG Babusalam, Wabup Jombang Ingatkan Standar Ketat MBG

MOJOAGUNG, KabarJombang.com – Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid mengingatkan pentingnya penerapan standar ketat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Ponpes Babusalam di Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo Mojoagung, Minggu (25/01/2026). Ia menegaskan kualitas makanan dan kepatuhan terhadap prosedur tidak boleh ditawar.

“Jangan mengambil untung dari nilai makanan MBG yang telah ditetapkan. Tolong untuk jaga kualitas, saya tidak mau ditawar, harus ada standar yang jelas sesuai prosedur,” ujar Salmanudin, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan secara konsisten agar program MBG berjalan sesuai ketentuan serta memastikan makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat dalam kondisi higienis dan layak konsumsi.

“Seperti di Babusalam, tidak pernah ada keracunan pada makanan santri. Karena makanan selalu baru dan higienis,” ujarnya.

Peresmian SPPG tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Ponpes Babussalam KH Sa’durrohim Yazid, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Hexawan Tjahja Widada, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mojoagung, serta siswa-siswi PP Babusalam.

Ketua Yayasan PP Babussalam KH Sa’durrohim Yazid menyampaikan program makan bergizi merupakan langkah positif dalam mendukung tumbuh kembang anak. Ia berharap asupan gizi yang baik dapat membentuk generasi yang sehat dan tangguh.

“Program makan bergizi ini adalah program yang baik. Dengan gizi yang cukup, insyaallah akan mencetak anak didik yang sehat, kuat, dan memiliki akal yang sempurna,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program tersebut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar yang dilibatkan sebagai tenaga kerja dalam operasional dapur SPPG.

“Marilah kita jalankan program ini dengan kesadaran dan keikhlasan, supaya tidak menjadi rumit,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Yayasan PP Babusalam, Naufal, menjelaskan  program tersebut menargetkan 2.500 penerima manfaat yang terdiri dari siswa PAUD, TK/RA, MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA.

“SPPG Yayasan PP Babusalam ini akan mulai beroperasi minggu ini dengan sasaran siswa-siswi sebagai penerima manfaat. Apabila sudah berjalan lancar, akan dilanjutkan pada tahap berikutnya untuk ibu hamil, menyusui, dan balita,” jelasnya.

Pihak pengelola berharap dukungan dari berbagai pihak agar operasional SPPG dapat berjalan optimal dan pelayanan gizi kepada penerima manfaat dapat terlaksana secara berkelanjutan.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman