Persiapan Pembelajaran Tatap Muka SMP, Disidak Kadisdikbud Jombang

Kepala Disdikbud Jombang, Agus Purnomo, saat sidak kesiapan PTM di SMPN 1 Tembelang. (DianaKN).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Untuk mengecek kesiapan sekolah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pihak Disdikbud Jombang melakukan sidak ke sejumlah SMPN.

Sidak yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Agus Purnomo pada Rabu (24/3/2021) mendatangi SMPN 2 Ploso dan SMPN 1 Tembelang, Jombang.

Baca Juga

Kedua SMPN tersebut dalam pengecekan telah siap melakukan PTM dengan sistem shifting yang nantinya akan juga dilakukan sekolah lain.

“Alhamdulillah untuk kesiapan PTM tanggal 6 April mendatang, kami sudah siap dengan menerapkan aturan shift pada bangku-bangku siswa. Elemen lain juga siap termasuk dengan protokol kesehatan,”jelas Slamet Agus Tri, Kepala Sekolah SMPN 2 Ploso pada Rabu (24/3/2021).

Terkait dengan izin orangtua siswa sebagai salah satu persyaratan dalam pelaksanaan PTM, SMPN 2 Ploso mendapatkan ijin mencapai prosentase 100% dalam artian bahwa semua siswa telah siap dilakukan PTM.

“Semua siswa, orang tua, dan guru antusias untuk menyambut PTM dan ini disambut dengan luar biasa oleh semua elemen tersebut,”jelasnya.

Berbeda dengan SMPN 2 Ploso, sebanyak 15% dari total 852 siswa SMPN 1 Tembelang, belum melampirkan ijin dari orang tua. Namun pihaknya tetap akan melakukan belajar dari rumah (BDR).

“Untuk kesiapan PTM di SMPN 1 Tembelang,  alhamdulillah kita sudah siap termasuk dengan protokol kesehatan di kelas. Kita siapkan cuci tangan dan hand sanitizer. Terkait izin orang tua masih kita dapatkan 85%, Untuk diluar itu rencananya kita akan tetap BDR,”kata Sri Hartatik, Kepala SMPN 1 Tembelang.

“Untuk masalah kesehatan siswa pada penyakit bawaan, alhamdulillah 96% sehat,”tambahnya.

Direncanakan sistem shifting dilakukan dalam PTM di Jombang, terbagi menjadi dua. Yakni shift pagi dan siang dengan tempat duduk yang berbeda.

Shift pagi dimulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB dan shift siang dilakukan pada 10.50 WIB hingga 14.00 WIB. Hal itu tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengungkapkan, berdasarkan pengecekan yang dilakukan, antusias yang luar biasa bagi sekolah yang melakukan persiapan PTM di Jombang.

“Alhamdulillah pengecekan yang kita lakukan hasilnya luar biasa. Antusias dari teman-teman di jajaran sekolah yang berkeinginan PTM untuk dilakukan, sebanyak 98% siap melaksanakan,”ungkapnya.

Terkait dengan izin yang belum dikantongi sepenuhnya untuk siswa. Pihaknya mengatakan akan tetap melayani dengan baik dengan daring. Agus Purnomo juga mengatakan jika dibutuhkan kerjasama banyak pihak agar kluster pendidikan dari adanya PTM tidak terjadi.

“Saya berharap untuk semua elemen, saling menjaga dan mengawasi dengan akan adanya PTM mendatang dan jangan sampai ada kluster baru yang timbul. Bagi siswa yang terkendala izin kami tetap melayani dengan baik dengan daring,”pungkasnya.

 

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait