Perkuat Kedisiplinan, Delapan Kadet Unhan RI Mengabdi di Sekolah Rakyat Jombang

Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) RI menjalankan kegiatan pengabdian di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sebanyak delapan kadet Universitas Pertahanan (Unhan) RI menjalankan kegiatan pengabdian di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang, mulai 9 hingga 27 Oktober 2026. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu membangun karakter, kedisiplinan, serta memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan.

Penyambutan sekaligus pembukaan kegiatan pengabdian tersebut berlangsung pada Senin (12/10/2026). Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Agung Hariadi, Kepala Sekolah Rakyat Andik Minarto, jajaran Koramil 0814/01 Jombang, serta para guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga

Delapan kadet yang mengikuti kegiatan tersebut didampingi Serma (K) Aniek Noor Azizah. Mereka terdiri dari Sersan Mayor Satu Kadet Ananda Maulana Putra Sanjaya, Sersan Mayor Dua Kadet Qothrunnada Salma Huwaida, Sersan Mayor Dua Kadet Daffa Maulana, Sersan Kadet Raden Mas Wahyu Mahesa Daya Prasetya, Sersan Kadet Arimbi Aura Safitri, Sersan Kadet Fernanda Kurniawan, Sersan Kadet Fikri Hanif Hadi Ramadhan, serta Sersan Kadet Raffi Abdurrahman Ermizal.

Kepala Sekolah Rakyat Kabupaten Jombang, Andik Minarto, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran para kadet selama sekitar dua pekan lebih diharapkan memberikan pengalaman baru bagi siswa, terutama dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan.

“Kami sangat senang dengan kedatangan kadet Unhan RI untuk mendampingi anak-anak kami. Mereka diharapkan bisa memberikan motivasi, berbagi pengalaman belajar di sekolah berasrama, serta membantu membentuk karakter dan kedisiplinan siswa,” ujar Andik.

Ia menambahkan, para siswa menunjukkan antusiasme dan memiliki banyak pertanyaan mengenai kehidupan pendidikan di lingkungan Universitas Pertahanan. Pengalaman para kadet dinilai dapat memberikan gambaran kepada siswa tentang proses belajar di sekolah berasrama hingga peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Andik berharap, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran yang bisa diterapkan di lingkungan Sekolah Rakyat. Pendampingan tidak hanya berkaitan dengan latihan baris-berbaris, tetapi juga dapat mencakup pembelajaran dan pengembangan wawasan siswa.

“Para kadet berasal dari berbagai disiplin ilmu. Jadi, pendampingannya tidak hanya dari sisi baris-berbaris, tetapi juga dalam pembelajaran. Dalam kegiatan sehari-hari, kami juga didampingi Koramil dan Babinsa,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kedisiplinan, pembinaan karakter, kesamaptaan, serta motivasi belajar siswa.

Ia meminta para kadet berbagi pengalaman kepada siswa mengenai proses menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan, termasuk bagaimana membangun kedisiplinan dan meraih kesempatan melanjutkan pendidikan.

Menurut Agung, siswa Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang sosial dan pendidikan yang beragam, termasuk anak dari keluarga desil 1, desil 2, dan desil 3, anak putus sekolah, anak tidak sekolah, serta anak yang rentan putus sekolah. Karena itu, pembinaan karakter dan kedisiplinan menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat.

Agung juga menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial menyiapkan peluang bagi lulusan Sekolah Rakyat untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja sesuai minat dan kemampuan mereka.

Bagi siswa yang ingin bekerja, pembekalan keterampilan diharapkan dapat membantu mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja. Sementara itu, siswa yang ingin melanjutkan pendidikan berpeluang mendapatkan fasilitasi menuju sekolah kedinasan maupun perguruan tinggi berasrama dengan dukungan beasiswa pemerintah, termasuk Universitas Pertahanan RI sesuai persyaratan yang berlaku.

“Pengalaman para kadet ini bisa menjadi motivasi bagi siswa. Mereka dapat menceritakan bagaimana proses belajar dan cara menempuh pendidikan di Unhan, sehingga anak-anak memiliki gambaran dan semangat untuk meraih cita-citanya,” kata Agung.

Penyambutan para kadet juga diwarnai penampilan Paskibra SRT 1 Jombang yang memperlihatkan keterampilan baris-berbaris dan kekompakan siswa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan para kadet Universitas Pertahanan kepada siswa Sekolah Rakyat. Melalui kegiatan pengabdian yang berlangsung hingga 27 Oktober 2026 tersebut, para kadet diharapkan dapat berbagi pengalaman sekaligus menumbuhkan semangat belajar, kepemimpinan, kedisiplinan, dan cinta tanah air di kalangan siswa. (Slamet Wiyoto)

Berita Terkait