Perlawanan Emak-emak Dibalik Poster Warna-warni di Disdikbud Jombang

Poster bernada patah hati pun ikut menjadi sorotan mata yang melihat, dibawa emak-emak saat berunjukrasa.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Hal unik muncul di tengah aksi unjukrasa puluhan Ibu-ibu di halaman depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Jumat (28/8/2020) pagi.

Sejumlah emak-emak peserta unjukrasa ini, tampak memegang dan mengangkat poster-poster dengan tulisan bernada humor sebagai bentuk aspirasinya. Meski tampak unik, kata-kata dalam poster yang terpampang di atas kepala dan dipegangnya tersebut juga bernada sarkasme.

Salah satunya poster yang bertuliskan ‘Kasih Sayang Tidak Bisa Dengan Online.’ Online diartikan sebagai perangkat elektronik yang terhubung dengan jaringan internet. Lewat poster inilah, Emak-emak ini ingin menyindir pemerintah dan pihak terkait, betapa tidak signifikannya pembelajaran online atau daring terhadap peserta didik.

Meski aksi unjukrasa berlangsung damai dan tanpa pengawalan pihak keamanan. Perwakilan emak-emak tersebut sempat dipanggil dan beraudensi dengan Kepala Disdikbud Jombang, Agus Purnomo di ruangannya.

Mereka pun mengancam akan kembali berunjukrasa dengan massa lebih besar, jika dalam dua minggu ke depan, tidak mendapat respon dari Pemkab Jombang.

Poster ini ikut menyinggung aparat pemerintah, di mana semua tempat keramaian sudah dibuka dengam simbol “Tangguh” namun sekolah masih saja ditutup.

Mereka juga membuat poster tulisan yang dicampur dengan nyanyian yang saat ini sedang viral di kalangan masyarakat Jombang, karena rela mendukung pembelajaran tatap muka 1000% Loss Doll !!!. Juga bertulis “HPku Bukan Guruku”.

Poster bertulis “Anakku bukan bonekaku”.

  • Whatsapp

INSTAGRAM

Berita Terkait