Ngobrol Pintar PWI

Lolos Mudik di Jombang, Jalani Karantina 5 Hari Biaya Sendiri

Suasana Ngobrol Pintar (Ngopi) di PWI Jombang. (Diana KN).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Larangan mudik tengah digencarkan Polres dan Pemkab Jombang. Tak tanggung-tanggung, jika warga yang mudik dikarantina selama lima hari dengan biaya sendiri.

Wakapolres Jombang, Kompol Ari Trestiawan dalam acara Ngobrol Pintar (Ngopi) yang digagas PWI Jombang menuturkan, pihaknya tidak menginginkan Jombang akan mengalami peningkatan penyebaran Covid-19 dengan mengabaikan langkah antisipasi dalam menyambut kegiata sakral keagamaan.

Baca Juga

“Saya mencontohkan di India dan saya tidak ingin hal tersebut juga terjadi di Jombang yang sama-sama dalam konteks kegiatan sakral keagamaan. Dengan mandi di sungai Gangga yang berujung membahayakan kesehatan dan penularan Covid-19 menjadi melonjak,”tuturnya pada Jumat (23/4/2021) malam.

Selain hal tersebut pihaknya juga menyiapkan titik penyekatan yang akan diberlakukan untuk mengantisipasi gelombang mudik. Hal ini dilakukan untuk menghadang warga menuju wilayah Kabupaten Jombang.

“Kita juga sudah membagi pos penyekatan untuk menjaga jalan yang akan menuju Jombang dengan tiga shift petugas yang menjaga, “tegas Kompol Ari Trestiawan.

Dikatakan Kompol Ari Trestiawan,  terdapat empat  pos  penyekatan. Di antaranya di pintu tol Tembelang, pintu tol Bandarkedungmulyo, depan Koramil Mojoagung, dan Simpang 3 Sukorame yang berada di Kabuh.

Hadir pula dalam acara tersebut Kasatlantas Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto yang menyampaikan jika mendapati warga yang lolos mudik akan dikarantina selama lima hari di tempat yang disiapkan Pemdes setempat.

“Bagi pemudik yang diketahui lolos dari penjagaan yang dilakukan, maka akan dipastikan dikarantina selama lima  hari di tempat yang disiapkan Satgas dan Pemdes setempat dengan biaya sendiri tidak lagi seperti tahun lalu,”katanya.

Rudi juga mengungkapkan, bahwa langkah tersebut serius dan tidak main-main untuk melakukan pengaturan agar warga tidak mudik untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

“Kali ini kami tidak main-main, kami serius untuk melakukan pengaturan melalui penyekatan. Kalau tidak percaya silahkan dicoba nanti lihat bagaimana tindakan kami. Karena ini untuk kesehatan bersama agar penyebaran Covid-19 di Jombang dapat ditekan,”pungkasnya.

 

 

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait