Larangan Mudik, Kasatlantas Polres Jombang Sidak Pos Penyekatan 

Kasatlantas Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto saat melakukan sidak di pos penyekatan exit tol Tembelang. (Diana KN).
  • Whatsapp

TEMBELANG, KabarJombang.com- Untuk memastikan agar operasi kemanusiaan terkait larangan mudik 2021, berjalan sesuai harapan. Kasatlantas Polres Jombang, melakukan sidak di pos penyekatan secara acak.

Kasatlantas Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto saat ditemui di pos penyekatan yang berada di exit tol Tembelang menuturkan, sidak yang dilakukan untuk mengetahui kesiapsiagaan petugas pos penyekatan untuk melaksanakan tugas terhadap aturan larangan mudik 2021.

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

“Memang saya berkeliling secara acak memantau kesiapsiagaan petugas untuk melakukan penjagaan demi kesehatan bersama dengan memutar balik kendaraan yang indikasi mudik,”ujar AKP Rudi Purwanto pada KabarJombang.com Kamis (6/5/2021).

Rudi juga mengatakan kepada petugas di pos tersebut untuk memperketat penyekatan agar kendaraan pemudik dapat diantisipasi. Sehingga tidak berhasil masuk ke wilayah Jombang demi menangkal penyebaran Covid-19.

“Saya sudah mengimbau petugas agar benar-benar melakukan pengetatan. Perintah putar balik untuk kendaraan yang nekat mudik kecuali beberapa persyaratan yang sudah ada. Ini semua kita harus lakukan untuk saling menjaga kesehatan dari Covid-19,”jelasnya.

Terkait dengan kesiapsiagaan petugas dalam melakukan pemeriksaan. Dikatakan AKP Rudi, dalam 24 jam terbagi menjadi 3 shift dengan 8 jam aktif dalam setiap shift saat melakukan dengan aktif memeriksa setiap dua jam.

“Untuk pemeriksaan yang kami lakukan tidak serta merta harus berdiri terus. Karena kami juga harus toleransi tenaga saat puasa, sehingga kami berlakukan dua jam sekali saja. Namun dari pos penyekatan ini tetap kami pantau dari kejauhan ada indikasi mudik langsung kami tindak,”ungkapnya.

Meskipun begitu, Rudi juga memerintahkan agar petugas kembali lebih memperketat pemeriksaan pada kondisi malam hari, melihat potensi aktifitas dan pergerakan kendaraan akan tinggi.

“Mungki pada pagi atau siang hari mobilitas kendaraan relatif sepi seperti yang kita lihat. Namun pada malam hari saya perintahkan petugas untuk lebih aktif dan siaga melakukan pemeriksaan dan penjagaan,”pungkasnya.

 

 

 

Berita Terkait