Kepala Disdikbud Jombang Bantah Adanya Pungli di Proyek PL SMPN dan Penutupan Kasus

Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Senen.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Bantah adanya kasus dugaan pungli proyek Penunjukan Langsung (PL) Bidang SMP Negeri dan dugaan adanya penutupan kasus tersebut.

Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Senen memberikan konfirmasi mengenai dugaan adanya kasus tersebut. Ia mengatakan semua informasi yang didapatkan KabarJombang.com terkait dugaan pungli tidak benar.

Baca Juga

“Intinya tidak benar itu, yang potongan sebesar 20 persen itu tidak ada, kemudian yang masalah iuran melibatkan teman-teman itu juga tidak benar,” tegasnya.

Selanjutnya, terkait dengan informasi yang diperoleh KabarJombang.com dari salah satu narasumber yang juga merupakan seorang aktivis di Jombang dengan inisial H yang mengatakan dari dulu dan diperkirakan sampai sekarang yang menguasai proyek bangunan di Disdikbud merupakan salah satu pemborong berinisial F dan J.

Saat ditanya terkait hal tersebut, Senen mengaku tidak tau siapa mereka tersebut. “Saya tidak tahu itu, kalau F sama J siapa itu,” ungkapnya.

Perlu diketahui pada pemberitaan sebelumnya, kasus dugaan pungli proyek PL SMP Negeri di Disdikbud Jombang diduga ditutup, pegawai diminta sumbangan Rp 100 Ribu.

Setalah ramai diberitakan berbagai media terkait dengan adanya dugaan pungli proyek PL di Bidang SMP Negeri di Disdikbud Kabupaten Jombang.

Paket dengan nilai berkisar Rp123-Rp198 juta tersebut diduga jadi ajang bancaan sejumlah oknum, yang dihimpun koordinator rekanan. Nilai potonganya kisaran 20 persen setiap proyek. Berdasarkan informasi yang diperoleh KabarJombang.com  akhirnya kasus tersebut ditutup pihak Disdikbud Jombang.

Penutupan kasus tersebut, menurut informasi dari narasumber yang enggan disebutkan namanya, melibatkan beberapa pegawai di lingkup Disdikbud Jombang dengan dimintai sumbangan uang sebesar 100 ribu per orang.

 

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait