Gempar, Warga Jombang Ditemukan Meninggal di Gapura Perumahan

Tim Kepolisian ketika melakukan olah TKP seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di gapura. (Istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Seorang pria berinisial RO (54), warga Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di gapura masuk Perumahan Griya Idaman Asri, Dusun Sumberwinong, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Korban diduga meninggal akibat gantung diri menggunakan kabel warna putih yang dililitkan pada leher dan dikaitkan pada tembok atau pagar gapura perumahan.

Baca Juga

Sebelum ditemukan meninggal, RO diketahui masih bersama saksi Saipul di dekat pos keamanan perumahan. Saksi kemudian masuk ke gudang yang berada di dekat pos tersebut untuk makan.

Sekitar 15 menit kemudian, saksi mendengar teriakan meminta pertolongan terkait seorang laki-laki yang ditemukan tergantung di tembok atau pagar gapura perumahan, sekitar tiga meter dari pos keamanan. Saksi lalu mendatangi lokasi dan mendapati RO sudah dalam kondisi tergantung menggunakan kabel warna putih yang dikaitkan pada tembok atau pagar gapura.

Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi, sebelum aparat desa, petugas Polres Jombang dan Polsek Jombang serta bidan desa melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono melalui Kanit Reskrim Ipda Dian Rizal Mabrur membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan korban meninggal dalam kondisi tergantung.

“Benar telah terjadi peristiwa seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia karena gantung diri. Selanjutnya beberapa warga sekitar datang membantu. Kemudian, bersama dengan aparat desa setempat, petugas kepolisian dari Polres Jombang dan Polsek Jombang, petugas bidan desa menyaksikan pemeriksaan kondisi mayat korban apakah benar meninggalnya karena gantung diri, dan masing-masing mengakui kalau korban meninggal karena gantung diri dan keluarga korban menyadarinya,” Ujar Ipda Dian, saat dikonfirmasi, Sabtu (3/10/2026).

Ia mengonfirmasi dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ada bekas kekerasan di tubuh korban,” ucapnya.

Berdasarkan pengakuan keluarga kepada petugas, korban disebut memiliki persoalan keluarga dan mengalami depresi yang diduga berkaitan dengan tindakan tersebut.

Dalam kejadian itu, polisi mengamankan barang bukti berupa kabel warna putih dan sepasang sandal milik korban.

Keluarga korban kemudian membuat pernyataan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Jenazah selanjutnya dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan secara layak dengan diketahui kepala desa setempat.

Disclaimer :

​Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda, keluarga, atau rekan Anda merasakan gejala depresi, kecemasan, atau pikiran tentang bunuh diri, jangan ragu untuk mencari pertolongan profesional segera. Anda dapat menghubungi layanan kesehatan mental terdekat, psikolog, psikiater, atau hotline kesehatan jiwa Kementerian Kesehatan.

Berita Terkait