Bocah Penderita Radang Paru di Jombang, Butuh Uluran Tangan

Rahayu menunggu anaknya di RSUD Jombang. (Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Kisah pilu seorang bocah asal Jombang, penderita radang paru bawaan. Kini  sedang membutuhkan uluran tangan dermawan.

Adalah putra kedua dan ketiga Sri Rahayu (31) yang sedang mengharapkan uluran tangan, karena menderita radang paru bawaan. Hal ini karena sang ibu tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

Baca Juga

Apalagi, sang ayah atau suami dari Sri Rahayu yang tak mau tahu dengan kondisi keluarganya. Ya, suaminya tidak lagi mempedulikannya dan membiarkan Sri Rahayu untuk banting tulang sendiri.

Sang ibu kesehariannya sebagai pengamen dari kampung ke kampung dengan penghasilan yang tidak tentu. Namun, saat ini ia tidak lagi bisa melanjutkan pekerjaannya tersebut karena menemani kedua anaknya yang dirawat di RSUD Jombang.

Sri Rahayu mengatakan, yang saat ini sedang dirawat RSUD Jombang adalah anak kedua dan ketiganya yang bernama Setiyo Raharjo (6) dan Samudra Rizki (1,5).

“Anak saya yang kedua dan ketiga sakit radang paru-paru sejak bayi dan faktor genetik baik dari keluarga saya maupun keluarga suami saya,”ungkap Sri Rahayu saat dikonfirmasi, Senin (24/5/2021).

Sementara untuk anaknya pertama Safira Ramadani (9) juga sedang sakit demam yang saat ini dirawat di rumahnya neneknya. Menurutnya disebabkan terlalu memikirkan nasib dari kondisi sang adik.

Rahayu juga mengungkapkan jika pelayanan di RSUD Jombang, sudah ia dapatkan. Hanya saja, sekarang ia sedang membutuhkan susu untuk anaknya dan pempers, sebab ia tak lagi bisa bekerja dan membelinya.

“Selama dirawat sudah gratis karena anak saya pakai KJS sama yang satunya pakai KIS. Cuma kami butuh susu sama pempers saja. Saya sudah tidak bisa ngamen karena ngrawat anak-anak, tidak ada uang,”katanya lirih.

“Bapaknya juga sudah tidak peduli sama mereka, jadi saya bingung mau cari kemana. Statusnya juga masih sah suami istri cuma dia sudah tidak peduli sama saya dan anak-anak,” terangnya.

Hingga kini, Rahayu dan anak-anaknya hidup bersama orangtuanya di Dusun Jatipandak, Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

“Ya alhamdulillah kondisinya saat ini sudah mendingan dari pada waktu pertama masuk rumah sakit Kamis (20/5/2021) kemarin. Saya hanya berharap semoga anak saya ini segera sembuh,” pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui beredarnya kabar tersebut dari postingan Facebook group info lantas dan kriminal Jombang (ILKJ) atas nama Catur.

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait