BBM Subsidi Naik, PMII Jombang Gelar Aksi Pekan Depan

Aktivis PMII Jombang ketika menggelar aksi tolak omnibus Las di depan gedung DPRD beberapa waktu lalu. (Anggit).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) naik, Sabtu (3/9/2022). PMII  Jombang siap gelar aksi awal pekan depan.

Alasan pemerintah menaikkan harga BBM, subsidi BBM akan dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga

Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII Jombang), Rizal Abdillah,  merespon dengan akan menggelar aksi dan audiensi sekaligus pada Senin atau Selasa gedung DPRD Jombang.

“Lagi-lagi masyarakat kena prank secara nasional. 31 Agustus lalu Pertamina merilis harga BBM dan harga tidak naik untuk BBM Subsidi.  Malah ada penurunan di BBM non Subsidi. Akan tetapi hari ini pemerintah resmi menaikan harga BBM Subsidi,” ucapnya saat dikonfirmasi wartawan Sabtu (3/9/2022).

Tentu kebijakan naiknya harga BBM Subsidi ini, menurutnya menandakan pemerintah tidak memiliki simpati kepada masyarakat.

“Dua tahun lebih masyarakat terdampak pandemi Covid-19, dan masih berupaya menstabilkan perekonomiannya, akan tetapi hari ini malah harga BBM dinaikkan,” katanya.

Naiknya harga BBM Subsidi menurutnya dirasa akan meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia. Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Joni ini menyebut kemiskinan di Indonesia ada di angka 9,54% dan garis ambang kemiskinan di Indonesia itu kisaran Rp.505.000/orang untuk satu bulan.

“Oleh karena itu seharusnya pemerintah bukan menaikan harga BBM, melainkan mengawal supaya subsidi BBM ini tepat sasaran,” ungkapnya.

Pria asal Bekasi itu juga menyebut saat ini subsidi BBM lebih banyak digunakan kelompok ekonomi mampu yakni sebanyak 70%.  Dia mengatakan, dinaikkannya harga BBM menjadi pilihan terakhir pemerintah.

“Harusnya itu uang negara diprioritaskan guna memberi subsidi kepada masyarakat tidak mampu,” katanya.

Sebab itu, merespon hal tersebut, pihaknya merencanakan akan menggelar aksi sekaligus audiensi di Gedung DPRD Jombang, pada hari Senin atau Selasa pada minggu depan.

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dari Pertalite, Solar, dan Pertamax. Harga terbaru BBM bersubsidi dan non-subsidi itu mulai berlaku pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30.

“Saat ini pemerintah membuat keputusan dalam situasi yang sulit. Ini adalah pilihan terakhir pemerintah yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM akan mengalami penyesuaian,” ujar Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Sabtu.

Menteri ESDM Arifin Tasrif selanjutnya menjabarkan penyesuaian harga BBM terbaru mulai sore nanti yakni sebagai berikut. Dimana harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, harga Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi mencuat dalam beberapa waktu terakhir seiring membengkaknya nilai subsidi energi yang mencapai Rp 502 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran subsidi dan kompensasi energi akan kembali membengkak sebesar Rp 198 triliun, jika tidak ada kenaikan harga BBM Pertalite dan Solar.

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait