Pasca Pelantikan AKD Jombang, Beredar Revisi Posisi Wakil Ketua

SK Penetapan Pengurus AKD Jombang yang mengalami revisi pada posisi Wakil Ketua.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Tidak hadirnya kepala desa (Kades) Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang Fatchur Rohman di pelantikan Asosiasi Kepala Desa (AKD), Rabu (23/10/2020) kemarin, serta adanya revisi posisi Wakil Ketua AKD yang sebelumnya dijabatnya, memunculkan tanda tanya.

Salah satunya, upaya harmonisasi dengan dua Kades yakni Warsubi dan Fatchur Rohman, tidak menemui titik terang. Sebelumnya, dua kades tersebut menduduki posisi penting di PAPDESI (Perkumpulan Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) dan AKD.

Baca Juga

Kalau di PAPDESI Jombang, ketuanya adalah Fathur Rohman, sedangkan Warsubi terpilih sebagai Wakil Ketua. Sementara penetapan melalui Musda AKD, hanya dibalik. Yakni Kades Mojokrapak itu terpilih menjabat Ketua AKD, dan Fathur Rohman terpilih sebagai Wakilnya.

Dan setelah pelantikan, terdapat revisi pada posisi Wakil Ketua AKD Jombang. Revisi tersebut, menurut salah satu Kades di Jombang, tidak menjadi hal krusial. Karena posisinya sama, yakni Wakil Ketua.

Dan di lampiran SK Penetapan Pengurus AKD Jombang, tidak disebutkan angka atau Wakil Ketua 1 sampai 5. Hanya tertulis Wakil Ketua dengan urutan dimulai Fatchur Rohman, Sanip, Erwin Pribadi, H Basaruddin, dan terakhir Erwin Burhan.

“Revisinya untuk Wakil Ketua AKD Jombang, yakni Wakil Ketua 1 Erwin Pribadi, Wakil Ketua 2 Fatchur Rohman, Wakil Ketua 3 Basyarudin, lau Wakil Ketua 4 dan 5 yakni Sanip dan Erwin Burhan,” jelas KK, Jumat (23/10/2020).

Hanya saja, KK tidak menyebut secara detail alasan adanya revisi Wakil Ketua yang sebelumnya tidak ada angkanya pada SK Penetapan, menjadi ada usai Pelantikan.

KK juga menyebut, jika dalam beberapa kegiatan atau agenda yang digekar AKD Jombang, Fatchur Rohman tidak hadir, maka akan dilakukan langkah-langkah secara organisatoris.

“Ya kalau dalam beberapa kali kegiatan AKD, beliaunya tidak hadir, maka akan kita Pleno-kan,” ungkap KK.

Terpisah, Kades bernisial KT membenarkan, adanya ketidak-harmonisan antara dua Kades tersebut. Meski begitu, kata KT, beberapa Kades di Jombang ini bersepakat untuk tercapainya keharmonisan.

“Sebatas yang saya tahu, Fatchur Rohman tidak mau jadi Wakil Ketua AKD Jombang. Waktu pelantikan juga nggak dating, alasannya ke luar kota. Dari awal kan memang sudah tidak harmonis. Tapi beberapa kades lain sepakat untuk selalu rukun dan menjaga kebersaman di antara Kades se-Jombang,” kata KT yang meminta identitasnya menggunakan inisial ini.

Disinggung ketidak-harmonisan itu dipicu adanya persaingan?, “Kalau anggapan itu sih ya silakan saja. Tapi kita semua Kades, tujuannya semua ingin harmonis. Dan semoga segera terwujud,” tutupnya.

INSTAGRAM

Berita Terkait