Pasca Idul Adha, Penjualan Daging Sapi di Pasar Blimbing Sepi  

Pedagang daging sapi di Pasar Blimbing, Supiani. (Foto: Daniel)
  • Whatsapp

GUDO, KabarJombang.com –  Penjual daging sapi di pasar Gudo, Jombang  mengeluh, Pasalnya, setelah (pasca) Hari Raya Idul Adha, omset penjualannya menurun drastis.

Supiani (55) yang tiap harinya membuka lapak  daging  sapi di Pasar Blimbing, Gudo mengatakan, sejak setelah  lebaran Idul Adha setiap harinya sepi pembeli. Dikatakan, pembeli yang datang hanya sekitar lima orang saja dalam sehari.

Baca Juga

Daging seng apik ngeneki gak payu, seng digoleki yo seng daging ngeneki koyok tetelan, gajih, gawe bakso, rawon. (Daging yang kualitas bagus seperti ini tidak laku, yang dicari orang biasanya daging kasar yang ada tulangnya untuk bakso atau rawon),” tuturnya pada kabarjombang.com Jumat (7/8/2020).

Menurut Supiani, saat ini dalam sehari daging yang terjual hanya sejitar 10 kg. Sebelum Idul Adha, daging yang terjula biasanya mencapai 20 kg. Sementara itu, hingga kini, harga daging sapi lokal sebesar Rp 100 ribu per kilo gramnya.

Hal senada juga dikatakan Ispiati (50) penjual daging di Pasar Cukir, Diwek.  Menurutnya, saat ini penjualan mengalami penurunan.

“Saat ini penjualan sepi, tidak tentu. Penurunannya banyak dibanding sebelum Idul Adha,”jelasnya.

 

 

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait